Daftar Sektor Bakal Dikembangkan dari Investasi Uni Emirat Arab Rp466 T

Daftar Sektor Bakal Dikembangkan dari Investasi Uni Emirat Arab Rp466 T
Menteri Bahlil Lahadalia dan Ketum Kadin Arsjad Rasjid. ©2021 Jimmy Kementerian Investasi/BKPM
EKONOMI | 4 November 2021 09:55 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, bahwa Uni Emirat Arab (UAE) memiliki komitmen penuh investasi ke Indonesia sebesar USD32,7 miliar atau setara dengan Rp466 triliun (kurs Rp14.260). Investasi ini nantinya bakal masuk dan dikelola Indonesia Investment Authority (INA) dan Kementerian Investasi melalui beberapa sektor.

"Pertama saya jelaskan bahwa komitmen UAE investasi sebesar USD32,7 miliar tersebut merupakan akumulasi," kata Menteri Bahlil dalam keterangannya dari akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/11).

Dia mengatakan, nilai investasi diberikan UAS akan masuk ke beberapa sektor. Mulai dari kesehatan, energi baru terbarukan (EBT), infrastruktur pelabuhan serta pangan.

"Bagaimana pangan untuk mendorong agar bibit di tangan kita semakin baik dan mempunyai nilai produksi yang tinggi," kata dia.

2 dari 2 halaman

Strategi Percepatan Investasi

investasi rev1

Melihat ketertarikan UAE ke Indonesia, maka pemerintah telah bersepakat untuk mendorong percepatan realisasi investasi dengan berbagai cara. Pertama memberikan keyakinan dan jaminan kepada para investor untuk bagaimana percepatan perizinan termasuk di dalamnya adalah percepatan penyelesaian persoalan-persoalan yang sifatnya menjadi kewajiban negara, termasuk di dalamnya adalah insentif.

Kedua Pemerintah Indonesia sepakat untuk membangun kolaborasi yang baik antara investor dari UAE dengan pengusaha nasional yang ada di Indonesia maupun UMKM.

"Saya melihat bahwa dari hasil komunikasi kedua pimpinan kedua negara dan delegasi Indonesia saya melihat persepsi para investor yang ada di Uni Emirat Arab di Indonesia semakin hari semakin baik USS32,7 miliar merupakan hasil dari kepercayaan yang baik kepercayaan investor dari UAE ke Indonesia," jelas dia.

Menteri Bahlil mengharapkan, melalui forum investasi yang akan digelar pada hari ini angka realisasi dari UEA dapat meningkat lebih. Setidaknya dari hanya USD32,7 miliar menjadi USD35 miliar. "Kami targetkan harus di atas USD35 miliar tapi angka berapa nanti besok kami akan buka," pungkas dia.

(mdk/bim)

Baca juga:
Satgas Waspada Investasi Tutup dan Laporkan 116 Pinjol Ilegal ke Polisi
Aset Kripto Jadi Tren Dalam Negeri, Bisa Dijadikan Lahan Investasi?
Temui Joe Biden, Jokowi Ajak AS Investasi Mobil Listrik di Indonesia
Banyak Tawaran Investasi, Erick Thohir Minta BUMN Siap Transformasi ke Energi Bersih
Erick Thohir Bertemu Bill Gates, Bahas Rencana Investasi di Bio Farma
Haramkan Jual Beli Uang Kripto, PWNU Jatim Akan Lakukan Ini di Muktamar ke-34 NU
Kemenkeu Sebut Industri Hijau Bakal jadi Primadona Investasi Masa Depan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami