Dahlan: Komponen Ahmadi harus 100 persen Indonesia

Dahlan: Komponen Ahmadi harus 100 persen Indonesia
ahmadi. ©2012 Merdeka.com/idris rusadi putra
EKONOMI | 8 Agustus 2012 12:26 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan mobil listrik menjadi mobil nasional. Untuk menjadikan mobil nasional, semua komponen mobil listrik harus berasal dari dalam negeri dan tidak boleh impor.

Untuk saat ini, Dahlan mengakui Indonesia kesulitan dalam memproduksi baterai atau accu lithium serta motor mesinnya. Baterai lithium belum pernah di produksi karena memang tidak ada pasarnya.

"Tapi April tahun depan pabrik accu paling besar di Indonesia akan produksi lithium, dan motor mesin Pindad sudah mulai bisa. Kita datangkan putra kita dari Jepang dan sudah bisa membuat motor 25 KW nanti 50 KW, saya sudah coba," ungkap Dahlan ketika ditemui di Gedung Pertamina, Jakarta, Rabu (8/8).

Selama ini, menurut Dahlan, yang menjadi masalah utama dan besar dalam pengembangan mobil listrik adalah mengenai accu dan motor mesin ini. Saat ini permasalahan tersebut telah terjawab dan Dahlan siap menjadikan mobil listrik menjadi mobil nasional.

"Karena kita merancang mobil listrik komponen utama. Saya tunjuk Pindad buat permanent magnetic motor. Sudah berfungsi baik. Nanti akan diproduksi masal, bukan hanya untuk mobil tapi industri juga," pungkasnya.

(mdk/rin)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami