Dalam 2 Bulan, Pembayaran Pajak Melalui E-Commerce Tembus Rp59,7 Miliar

UANG | 11 Oktober 2019 18:21 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Direktorat Perbendaharaan Kementerian Keuangan mencatat pembayaran pajak pada sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga (MPNG3) melalui perusahaan perdagangan dalam jaringan (e-commerce) mencapai Rp59,7 miliar.

"Sebanyak 90 persen transaksi dan 85 persen nominal itu melalui Tokopedia," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Andin Hadiyanto seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Jumat (11/10).

Menurut dia, penerimaan pajak tersebut masuk melalui sistem MPNG3 yang diluncurkan sejak 23 Agustus 2019 hingga 11 Oktober 2019.

Besarnya nominal hanya dalam waktu kurang dari dua bulan tersebut menandakan sistem digital makin digemari wajib pajak karena memberikan kemudahan dan efisiensi.

Selain Tokopedia, perusahaan digital lain yang turut berpartisipasi yakni Finnet Indonesia. "Kami sedang proses menerima permohonan beberapa lembaga persepsi lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan Saiful Islam menambahkan perusahaan e-commerce yang sedang dalam proses pengujian adalah Bukalapak.

Dia optimis sejumlah perusahaan digital lain potensial untuk bergabung menjadi lembaga persepsi lainnya. "Suatu saat nanti akan makin banyak perusahaan lain yang akan mengikuti langkah e-commerce lainnya yang sudah bergabung," katanya.

Saiful menambahkan hingga saat ini sudah ada 84 lembaga yang menerima pembayaran pajak pada sistem MPNG3 itu yakni perbankan. Sedangkan sisanya dari Tokopedia, Finnet dan menyusul Bukalapak.

Dengan terlibatnya perusahaan digital menjadi lembaga persepsi, pengelolaan keuangan negara menjadi semakin akurat dan transparan.

Selain itu, penerimaan negara juga bisa digenjot karena pemerintah menyediakan sejumlah kanal pembayaran pajak seperti melalui perusahaan e-commerce. (mdk/idr)

Baca juga:
Menkeu Sri Mulyani: Pegawai Pajak Ditanya Penerimaan Sejauh ini, Mukanya Lesu Semua
Sindir Pemerintah, Pria Ponorogo Bayar Pajak Pakai Uang Receh
Pemerintah Diminta Berhati-hati Tangani Bisnis Jastip, Inilah Alasannya
Pengusaha Dorong Pemerintah Turunkan Nilai Belanja Turis untuk Dapat Tax Refund
Pemerintah Beri Kemudahan Pengembalian Pajak per 1 Oktober 2019, Berikut Syaratnya
Realisasi Penerimaan Pajak Sampai Agustus 2019 Capai Rp920,15 Triliun

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.