Dampak Kenaikan Cukai Rokok Versi Kadin

UANG | 18 September 2019 15:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah akan menaikkan tarif baru cukai hasil tembakau atau rokok rata-rata sebesar 23 persen mulai 1 Januari 2020. Kenaikan tersebut menyebabkan harga jual eceran rokok membengkak hingga 35 persen.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani melihat dampak kenaikan cukai rokok ini dari tiga sisi, yakni dari segi konsumen, produsen, dan kesehatan.

"Tentunya kan di satu sisi kalau dari produsen rokok menyatakan mereka sudah memberikan distribusi yang cukup besar untuk pajaknya," kata Rosan saat ditemui dalam gelaran Rakornas Bidang Properti di Jakarta, Rabu (18/9).

Tapi di sisi lain, dia juga memandang kehadiran inovasi seperti vape bakal mengancam eksistensi rokok batangan yang selama ini beredar di pasaran. "Tapi di satu sisi ini juga kan ada perkembangan dari (produk) rokok seperti vape dan segala macam. Itu juga akan menggerus pasar-pasar mereka," ungkap dia.

Secara pribadi, kenaikan cukai rokok yang dapat berimbas terhadap pengurangan jumlah konsumennya akan baik bagi non-perokok. Namun begitu, Rosan menanggapi kenaikan cukai rokok juga akan memberikan sumbangan besar bagi perpajakan.

"Ini semua kalau dari saya, karena saya tidak merokok, ya memang lebih banyak yang tidak merokok akan lebih baik. Tapi di satu sisi kita hormati juga yang masih mau merokok. Sumbangan ke perpajakannya juga tinggi. Yang penting dicari keselarasan dan keseimbangannya saja," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Setujukah Harga Rokok Naik? Klik di Sini!

Baca juga:
Untung Rugi Kenaikan Harga Rokok
Anggota DPR Harap Kebijakan Cukai Pemerintah Tak Sisakan Celah untuk Dimanfaatkan
Curhat Pengusaha soal Pabrik Rokok Banyak Gulung Tikar
Sri Mulyani: Kenaikan Cukai untuk Kontrol Konsumsi Rokok
Kemenkeu Bantah Cukai Rokok Tak Naik Tahun Ini karena Adanya Pemilu
Sri Mulyani: Kenaikan Cukai Rokok Pertimbangkan Nasib Petani dan Buruh

(mdk/azz)