Dana Pensiun Harus Dipersiapkan Sejak Usia Muda

UANG | 30 Oktober 2019 17:43 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Generasi milenial selalu identik dengan sifat konsumtif. Padahal, sebagai generasi muda yang masih produktif milenial juga dituntut untuk menyisihkan uangnya sebagai persiapan menjalani hari tua atau masa pensiun.

Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman mengatakan dana pensiun harus dipersiapkan sejak dini agar nantinya tidak menjadi beban bagi anak. Masa pensiun yang tidak dipersiapkan secara matang akan membuat anak menjadi generasi sandwich, yaitu harus membiaya dirinya dan keluarganya pada saat yang bersamaan.

"Penting sekali (mempersiapkan dana pensiun), untuk menjamin hari tua nanti. Kalau sudah pensiun you kira dapat income dari mana? kalau toh sudah ada kan dari usaha sendiri kan sebagai tambahan at least itu ada proteksi dijamin bahwa you setelah pensiun ini ada pendapatan," katanya pada saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).

Karena itu, pihaknya juga sudah mengembangkan produk-produk non perbankan terkait asuransi dana pensiun tersebut. Sebab potensi dana pensiun di Indonesia cukup tinggi dan belum tergarap maksimal.

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, pengelolaan dana pensiun di Indonesia hanya Rp266 triliun atau sekitar 1,85 persen dari produk domestik bruto (PDB). Bila dibandingkan dengan negara tetangga, seperti Thailand memiliki akumulasi dana pensiun empat kali lipat dibanding Indonesia. Hal ini sangat disayangkan, karena persiapan dana pensiun menjadi salah satu kunci bahagia di usia senja.

Dia mengungkapkan, salah satu upaya BCA untuk bisa meningkatkan penetrasi pemegang polis di kalangan milenial yaitu dengan melakukan kerja sama dengan perusahaan asuransi, digital platform hingga fintech. Salah satunya adalah AIA dan Tiket.com.

"3-4 bulan lalu kerja sama asuransi (bersama) tiket.com asuransi perjalanan, otomatis itu dalam 4 bulan sudah dapat 400 ribu (pemegang polis)," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan selalu aktif mensosialisasikan pentingnya dana asuransi disiapkan sejak dini melalui berbagai platform media sosial. Sebab kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya asuransi dinilai masih rendah. "Kesadaran masyarakat soal asuransi masih rendah," tutupnya.

Baca juga:
BCA Tawarkan Produk Baru untuk Asuransi Dana Pensiun
Tangis Lee Chong Wei Pensiun dari Dunia Bulu Tangis
Intip Tips Merencanakan Pensiun Agar Bahagia di Hari Tua
3 Hal Perlu Dilakukan Agar Masa Pensiun Anda Kaya Raya
Survei HSBC: Mayoritas Orang Indonesia Masih Khawatir Hidup di Masa Pensiun
Deretan Terobosan Kebijakan Jokowi untuk Personel TNI

(mdk/azz)