Dapat Utang USD 1,5 Miliar, PLN Gunakan Untuk Modali Proyek Kelistrikan

UANG | 12 November 2019 20:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT PLN (Persero) telah mendapat utang sebesar USD 1,5 miliar dari penerbitan Global Bond. Nantinya, utang tersebut akan digunakan untuk memodali pembangunan infrastruktur kelistrikan program 35 ribu Mega Watt (MW).

Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pembangunan infrastruktur kelistrikan yang akan dimodali dari uang hasil penerbitan global bond adalah transmisi kelistrikan.

PLN fokus membangun transmisi pada 2020, untuk menyeimbangkan pembangunan pembangkit listrik yang hampir selesai. "Transmisi ini kami fokus supaya bisa menyambung karena pembangkit sudah ada yang jadi," kata Inten, di Jakarta, Selasa (12/11).

Dalam program kelistrikan 35 ribu MW, PLN mendapat tugas membangun pembangkit, perolehan dana dari global bond juga untuk melanjutkan pembangunan pembangkit listrik. "Jadi ini diperlukan untuk kelanjutan proyek yang dalam proses pengadaan sudah tinggal sedikit lagi 600-700 MW," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Kemudahan Pembebasan Lahan

Sripeni Inten mengatakan, PLN mendapat kemudahan pembebasan lahan untuk membangun infrastruktur kelistrikan, setelah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR).

"Alhamdulillah, MOU antara PLN dengan Kementerian ATR sungguh merupakan satu terobosan yang akan mempercepat proses sertifikasi lahan milik PLN maupun proses-proses pengadaan khususnya transmisi," kata Inten, usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman, di Jakarta, Selasa (12/11).

Menurut Inten, selama ini pembangunan transmisi mengalami kendala pembebasan lahan, sehingga kemajuannya berlangsung lambat. Namun, perusahaan tersebut sudah mendapat solusi dari Kementerian ATR, dengan menggunakan skema penentuan lokasi.

Inten pun berharap, dengan adanya terobosan dari Kementerian ATR pembangunan transmisi bisa dipercepat, sehingga dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Pemerintah Beri PLN Kemudahan Pembebasan Lahan Pembangunan Transmisi Kelistrikan
Cara Bos PLN Peringati Hari Listrik Nasional ke-74
PLN Usul Tarif Pengisian Energi Kendaraan Listrik Rp2.000 per kWh
PLN Disjaya Ajak Anies Baswedan Instruksikan Pegawainya Pakai Kompor Listrik
Masuk Musim Hujan, PLN Antisipasi Banjir di Jakarta
Hati-Hati, Jangan Berteduh Dekat Instalasi Listrik Saat Hujan