Darmin minta asosiasi tingkatkan standar kompetensi pekerja RI

Darmin minta asosiasi tingkatkan standar kompetensi pekerja RI
Darmin Nasution. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
EKONOMI | 26 April 2016 14:18 Reporter : Hana Adi Perdana

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta kepada asosiasi untuk bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga ketenagakerjaan dalam merumuskan standar kompetensi untuk industri. Hal ini dilakukan agar lulusannya bisa sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan.

"Kita mulai dari beberapa asosiasi dalam industri kita, seperti tekstil misalnya, bisa juga di bidang jasa. Kemudian, mereka bekerja sama dengan Kementerian Tenaga kerja (Kemenaker) dan badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) itu untuk menyusun standar kompetensi di masing-masing industri," kata Darmin di kantor Kemenaker, Jakarta, Selasa (26/4).

Apabila standar kompetensi sudah dirumuskan, kata Darmin, dia meminta untuk secepatnya membentuk lembaga pelatihan. Nantinya, pembentukan lembaga pelatihan tersebut bisa dilakukan oleh pihak swasta maupun investor lain.

"Setelah terbentuk standar kompetensinya, perlu dibentuk lembaga pelatihannya. Siapa yang mendirikan? Bisa kerja sama pemerintah dan swasta, bisa asosiasi, bisa investasi swasta dan lainnya," ujar Darmin.

Namun demikian, Darmin meminta semua pihak agar tidak terlalu tergesa-gesa.

"Tidak perlu menunggu semua, bisa lima dulu saja. Itu bisa banyak memberikan manfaat untuk tenaga kerja kita," pungkas dia. (mdk/sau)


Hadapi pasar bebas, Kadin siap bantu pemerintah latih tenaga kerja
Menteri Hanif harap 200 ribu pekerja magang di Kadin saban tahun
Pekerja RI tak terampil, 30 tahun cuma bisa pasang kancing baju
Fakta-fakta aturan karyawan baru kini berhak dapat THR

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami