Di Era Kenormalan Baru, Penumpang di Bandara Bali Wajib Miliki Surat Bebas Covid-19

Di Era Kenormalan Baru, Penumpang di Bandara Bali Wajib Miliki Surat Bebas Covid-19
UANG | 30 Mei 2020 12:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Jendral Perhubungan Udara, Novie Riyanto, mengatakan bahwa Bali telah melakukan persiapan untuk masuk pada masa kenormalan baru dengan mengikuti ketentuan dan protokol kesehatan yang berlaku.

Pada era Kenormalan Baru, bagi penumpang yang hendak masuk ke Bali melalui Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali hendaknya harus mempersiapkan diri dengan surat keterangan negatif uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Pada masa Kenormalan Baru di Bali, setiap calon penumpang pesawat udara wajib memenuhi persyaratan yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," jelas Dirjen Novie.

Sebelum melakukan peninjauan di bandara, Dirjen Perhubungan Udara telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Bali, I Wayan Koster di Denpasar. Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Perhubungan mendukung keinginan Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya mengembalikan potensi pariwisata dan perekonomian di Bali dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19, dalam kegiatan pelayanan jasa transportasi baik moda darat, laut dan udara.

1 dari 1 halaman

Penumpang di Terminal dan Pelabuhan Juga Wajib Miliki Surat Bebas Covid-19

Saat ini, Bali hanya menerima penumpang yang melakukan perjalanan melalui angkutan darat, laut dan udara dengan hasil negatif dari uji swab berbasis Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dikeluarkan oleh Laboratorium/Rumah Sakit Pemerintah yang dirujuk oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Kami berharap penerapan PM 25/2020 dapat diterapkan, serta kami mengimbau agar para penumpang untuk mematuhi seluruh persyaratan yang diatur dalam SE Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sehingga angkutan darat, laut dan udara menjadi selamat, aman dan nyaman," tutup Dirjen Novie.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Melihat Penerapan New Normal saat Salat Jumat di Turki
ISEI Dorong Konsep New UMKM Berbasis Digital di Masa Kenormalan Baru
New Normal, Restoran Hingga Warung Makan Harus Hentikan Layanan Prasmanan
Soal Penerapan New Normal, Kalina Octaranny Soroti Aktivitas Anak ke Sekolah
New Normal, Ojek Online & Konvensional Tetap Dilarang Bawa Penumpang
Buka Saat New Normal, Ragunan akan Batasi Jumlah Pengunjung
Ini Aturan Gelar Acara Pernikahan Saat New Normal

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5