Di HUT ke-42, BPJS Ketenagakerjaan Berganti Nama Menjadi BP Jamsostek

Di HUT ke-42, BPJS Ketenagakerjaan Berganti Nama Menjadi BP Jamsostek
UANG | 12 Desember 2019 21:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan hari ini merayakan hari ulang tahunnya (HUT) ke-42. Bersamaan dengan itu, mereka mengumumkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan berganti nama menjadi BP Jamsostek.

"BPJS Ketenagakerjaan punya panggilan baru BP Jamsostek, perubahan ini tidak berpengaruh pada lambang. Semoga lebih dikenal sama masyarakat dengan gantinya nama," jelas Direktur Utama BPJS Jamsostek, Agus Susanto, di gedung baru BP Jamsostek, Jakarta, Kamis (12/12).

Selain itu, menurutnya dalam ulang tahun kali ini menjadi istimewa, karena diselenggarakan di gedung baru, yakni Plaza BP Jamsostek. Selain menjadi kantor pusat, gedung tersebut juga disewakan untuk publik.

"Gedung ini adalah milik pekerja Indonesia. Kami sebagai badan juga menyewa, yang hasil sewanya kita kembalikan kepada pemilik yaitu pekerja Indonesia," kata Agus

Di usia BP Jamsostek yang ke-42, dia menyampaikan, tentu banyak tantangan dan suka duka dalam jaminan sosial. Banyak hal yang sudah dilakukan, maka dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pekerja, stakeholder, perusahaan, maupun pemerintah.

"Bisa mencapai 42 tahun perjalanan BPJS, saya kira hal itu didukung atas kerjasama semua pihak, termasuk dukungan stakeholder kami, kami memiliki 325 kantor cabang di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Meskipun, sudah ada 52 juta peserta BPJS yang terdaftar, menurutnya masih jauh tertinggal dari Singapura dan Malaysia. Maka dari itu, diperlukan peningkatan pengelolaan.

Dia pun mengungkapkan harapannya untuk ke tahun depan. Bahwa pihaknya butuh kerjasama dan sinergitas dukungan dari seluruh masyarakat, stakeholder dan mitranya. Agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Kita saat ini menghasilkan sekitar Rp400 triliun, kita targetkan tahun depan lebih dari Rp500 triliun," kata Agus.

Menurut Agus, transformasi BPJS Ketenagakerjaan menjadi BP Jamsostek diharapkan bisa terus meningkatkan pelayanan yang cepat, akurat, dengan memanfaatkan teknologi. Dia pun mengimbau kepada masyarakat dan perusahaan untuk mendorong berkembangnya BP Jamsostek untuk ke depannya.

Baca Selanjutnya: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Meninggal Anak...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami