Di Tengah Pandemi, Transaksi Non Tunai ShopeePay Melonjak Tajam

Di Tengah Pandemi, Transaksi Non Tunai ShopeePay Melonjak Tajam
Ilustrasi Shopee. ©2019 Merdeka.com
EKONOMI | 27 Mei 2020 13:48 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Perusahaan digital Youtap Indonesia melebarkan kerja sama dengan ShopeePay di masa pandemi Covid-19. Di bulan kedua, kerja volume transaksi non-tunai ShopeePay pada jaringan merchant Youtap baik mitra merchant UMKM maupun merchant besar mengalami pertumbuhan sangat signifikan hingga 5 kali lipat.

CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto mengatakan, setelah sempat mengalami penurunan di awal masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pertumbuhan transaksi non-tunai ShopeePay dapat dilihat di beberapa sektor usaha UMKM. Misalnya saja pada sektor bisnis warung yang tumbuh 283 persen dan toko bahan makanan yang tumbuh 50 persen.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 dan penerapan PSBB telah berdampak pada banyak mitra merchant kami, terutama pada para pelaku UMKM," kata dia di Jakarta, Rabu (27/5).

Herman berharap bahwa peningkatan transaksi non-tunai ini ke depannya dapat membawa angin segar bagi para mitra merchant yang kini tengah berjuang menjalankan usahanya sambil beradaptasi menjalankan masa kenormalan baru. Dia juga menjabarkan berbagai upaya yang telah dilakukan Youtap dalam membantu para pedagang UMKM, terutama yang berskala mikro.

2 dari 2 halaman

Perubahan Perilaku Konsumen

konsumen rev1

Selain kenaikan transaksi yang melonjak, Youtap dan ShopeePay juga melihat adanya perubahan pada perilaku konsumen selama bulan Ramadan. Apabila sebelumnya transaksi ShopeePay paling banyak terjadi di akhir pekan, selama bulan Ramadhan, pola transaksi mengalami perubahan dengan kecenderungan volume transaksi terjadi secara merata sepanjang minggu.

"Selain menjalin kerja sama dengan beberapa penyedia layanan transaksi digital di Indonesia, kami juga menggaungkan kampanye bersih, sehat, dan aman di seluruh jaringan mitra merchant Youtap. Salah satu contohnya adalah kami baru saja membangun fasilitas cuci tangan di beberapa titik pedagang kaki lima (PKL) di Kota Bandung, yang ke depannya akan disusul di kota lainnya," tutup Herman.

Sementara itu, Marketing Manager ShopeePay, Cindy Candiawan mengaku senang telah berkolaborasi dengan Youtap yang memiliki kesamaan visi dan komitmen dalam memperluas layanan di merchant offline, terutama melihat pencapaian positif saat ini yang kami harapkan dapat membantu mengakselerasi pertumbuhan kami sekaligus memberikan dampak positif kepada masyarakat.

"Kami percaya bahwa lewat kolaborasi ini, kami dapat senantiasa menjangkau lebih banyak rekan usaha dan juga mendorong aktivitas transaksi non-tunai agar akan semakin mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat," tandas dia.

Baca juga:
Shopee sebut PSBB Pengaruhi Tren Belanja Orang Indonesia
Kemenperin Gandeng Shopee Dorong Masyarakat Beli Busana Muslim di IKM Lokal
CEK FAKTA: Penjelasan Shopee Soal Impor, Donasi BNPB dan Jual Murah Masker
Shopee Hapus Masker dan Hand Sanitizer yang Harganya Naik Tak Wajar
Shopee Bakal Perluas Pangsa Ekspor ke Filipina
Virus Corona Masuk Indonesia, Shopee Tegur Penjual yang Jual Masker Mahal Tak Wajar

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami