Didominasi Sektor Pertambangan, Penyaluran KUR di Papua Masih Kecil

UANG | 4 April 2019 19:05 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan keuangan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di wilayah timur khususnya Papua tergolong kecil. Sementara itu yang terbesar masih didominasi Jawa.

Hal ini karena daerah tersebut mayoritas tambang. Untuk diketahui, pertambangan salah satu sektor yang dikecualikan dalam pemberian KUR.

"Kalau Papua kan banyaknya pertambangan. Makanya kalau harga komoditas lesu dia turun," ujar Iskandar di Hotel Harris, Jakarta, Kamis (4/4).

Iskandar melanjutkan, meski tidak mendapat KUR, pemerintah mengajak masyarakat daerah tersebut untuk memanfaatkan tax allowance dan tax holiday yang diperuntukkan pengusaha tambang.

"Kita wajibkan mereka salah satunya tax holiday. Itu kan smelter mulai dari hulu dapat tax holiday. Signifikan loh 25 persen itu, kalau dia profit Rp 1 triliun, tidak bayar pajak Rp 250 miliar loh," jelasnya.

Penyaluran KUR secara keseluruhan wilayah Indonesia hingga Februari 2019 sebesar Rp 23 triliun dari target sebesar Rp 140 triliun. Penyaluran ini tergolong bagus seiring dengan meningkatnya permintaan kredit sektor produksi.

Baca juga:
Pemerintah Godok Aturan Penyaluran KUR Bagi Pensiunan PNS
Pemerintah Salurkan KUR Rp 23 Triliun Hingga Februari 2019
Ditemani Sri Mulyani, Jokowi Pantau Penyaluran Kredit UMi di Pasar Sentral Gorontalo
Bank BRI Dukung Ekonomi Kerakyatan Melalui Penyaluran KUR Ketahanan Pangan
Jokowi Cek Penyaluran KUR di Tasikmalaya
Jokowi ke Masyarakat: Pinjaman KUR Harus Dibayar, Diangsur Secara Disiplin

(mdk/azz)