Direksi PLN Dirombak, Ada Jabatan Wakil Direktur Utama

UANG | 9 Desember 2019 19:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, dalam waktu dekat Kementerian BUMN selaku pemegang saham PLN akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), untuk mengukuhkan jajaran direksi baru PLN.

"Tinggal RUPSLB saja, RUPSLB dalam waktu dekat," kata Arya, di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).

Menurut Arya, agenda RUPSLB tersebut adalah menetapkan secara resmi Rudiantara sebagai Direktur Utama PLN, serta jajaran direksi baru setelah dirombak. Selain itu, Kementerian BUMN juga menetapkan Wakil Direktur Utama.

"Direksi juga banyak yang dirombak, ada Wakil Direktur Utama," tuturnya.

Arya mengungkapkan, komposisi porsi jajaran direksi PLN sebagian dari internal dan sebagian dari eksternal. Tujuan perombakan direksi tersebut adalah untuk memperkuat PLN dalam menjalankan bisnisnya.

"Untuk memperkuatlah, karena banyak isu di sana," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Kandidat Dirut PLN

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Rudiantara jadi kandidat terkuat dari hasil tim penilai akhir (TPA), sebab dinilai bisa mengatasi berbagai target yang harus dikejar PLN.

Arya mengatakan, awalnya ada tiga nama yang menjadi kandidat untuk mengisi jabatan Direktur Utama PLN, di antaranya Rudiantara dan Sripeni Inten Cahyani yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana tugas Direktur Utama PLN.

"Jadi ada tiga yang diusulkan, Rudi Antara, Inten. Yang terbaik untuk kondisi saat ini Rudiantara," kata Arya, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12).

Dia melanjutkan, nantinya bakal banyak pekerjaan yang harus diselesaikan Dirut PLN baru. Misalnya, mengejar target penyediaan listrik sebanyak 35 ribu megawatt dan mengurangi impor energi. Hal ini sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi untuk mengurangi impor di Indonesia.

"Pak Jokowi juga bilang impor harus ditekan terus. Pak Rudi Antara orang yang tepat untuk itu," tuturnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Rudiantara Kandidat Kuat Jadi Dirut PLN
Tarif Listrik Bukan Prioritas Rudiantara Saat Jadi Dirut PLN
BRI Beri Kredit Skema Khusus Pembiayaan Motor Listrik untuk Pegawai PLN
Lewat Kompor dan Canting Listrik, Pembuatan Batik Jadi Lebih Cepat
Erick Thohir Bungkam Ditanya soal Bos Baru PLN
Pemerintah Suntik Rp105 T PMN dalam 4 Tahun, Terbesar untuk PLN dan Hutama Karya

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.