Dirut BRI Sunarso Terima Penghargaan Indonesia Humane Entrepreneurship Award 2019

UANG | 6 Desember 2019 12:28 Reporter : Rizlia Khairun Nisa

Merdeka.com - Direktur Utama Bank BRI Sunarso menerima penghargaan Indonesia Humane Entrepreneurship Award 2019 dari Asia Council for Small Business (ACSB) dan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia. Apresiasi ini diberikan kepada perusahaan maupun organisasi yang dianggap bisa menerapkan prinsip-prinsip humane entrepreneurship dalam aktivitas bisnisnya yaitu menjalankan bisnis yang inovatif (enterprise cycle) sekaligus melakukan pemberdayaan dan berempati kepada karyawan (human cycle).

"Bank BRI merasa bangga karena menjadi satu satunya bank yang menerima penghargaan ini, hal ini merupakan apresiasi terhadap komitmen perseroan yang fokus terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia," ujar Sunarso.

Penyerahan Indonesia Humane Entrepreneurship Awards 2019 diselenggarakan di Jakarta (05/12) dengan dihadiri oleh Prof. Ki-Chan Kim selaku penggagas konsep Humane Entrepreneurship, Chairman Asia Council for Small Business (ACSB) Hermawan Kartajaya, Dr. Jacky Mussry, President International Council for Small Business (ICSB) Indonesia serta Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi. International Council for Small Business (ICSB) adalah organisasi non-profit global dengan keanggotaan di 85 negara dan telah berdiri sejak tahun 1955.

Menurut Hermawan Kartajaya, BRI bukan hanya dikenal sebagai micro banking terbesar di dunia, tapi juga aktif dalam pengembangan UMKM selama puluhan tahun, termasuk kini melalui BRI Microfinance Center. Tidak mengherankan kalau hubungan BRI dengan UMKM sangat kuat, sehingga kinerjanya pun tumbuh dengan stabilitas yang bagus. Kondisi ini membuat karyawan bekerja dengan tenang, kreatif dan inovatif.

Sunarso menjelaskan, perseroan saat ini tengah melakukan transformasi agar terus menjaga dominasi di segmen UMKM dengan membawa misi bahwa BRI harus bisa melayani rakyat sebanyak mungkin dengan harga semurah mungkin. Hal tersebut dapat dicapai dengan digitalisasi layanan perbankan sehingga semua akan menjadi lebih cepat dan efisien.

"Dengan go smaller, go shorter, go faster Bank BRI akan mampu menyasar segmen yang lebih kecil, dengan proses yang lebih pendek dan efisien serta waktu yang lebih cepat dengan adanya digitalisasi," urai Sunarso.

Hingga akhir kuartal III 2019, penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp. 903,14 Triliun dengan 77,60 persen di antaranya merupakan kredit UMKM. Di tahun 2022 Bank BRI menargetkan porsi kredit UMKM mencapai 80 persen dari total portofolio kredit BRI. (mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.