Diskon Pajak Mobil dan Perumahan Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi 1 Persen

Diskon Pajak Mobil dan Perumahan Beri Andil Pertumbuhan Ekonomi 1 Persen
Menko Airlangga. ©2020 Foto: Lutfi/Humas Ekon
UANG | 1 Maret 2021 17:45 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi secara resmi memberikan insentif pajak untuk pembelian mobil baru dan sektor perumahan di Tanah Air. Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021 dan PMK Nomor 21 Tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, lahirnya kebijakan tersebut setidaknya dapat mendorong pemulihan terhadap kedua sektor tersebut. Bahkan dia memperkirakan keduanya bakal memberi andil terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,9 sampai 1 persen.

"Jadi dengan kembalinya kedua sektor mencapai kapasitas atau penjualan yang cukup baik dan mendorong daya beli masyarakat secara langsung melihat bisa menambahkan pertumbuhan 0,9 sampai 1 persen dengan multiplier effectnya," jelas dia dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/2).

Pertumbuhan tersebut juga tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap upaya penanganan Covid-19 serta program vaksinasi yang digencarkan oleh pemerintah. Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pun dapat terealisir.

"Tentu berharap berjalan beriringan dan tentu pemerintah proyeksikan pertumbuhan ekonomi dijaga di tahun ini keseluruhan masih di level antara 4,5 smp 5,5 atau 5 persen menuju pemulihan," jelas dia. (mdk/idr)

Baca juga:
Pemerintah Siapkan Rp2,9 Triliun untuk Diskon Pajak Mobil Baru
Bank BCA Punya Virtual Mall KBB untuk Permudah Masyarakat Beli Mobil Baru
Menguak Alasan Pemerintah Beri Diskon Pajak Mobil Baru di Tengah Pandemi
Diskon Pajak Beri Kesempatan ke Masyarakat untuk Beli Mobil Baru
Diskon Pajak Buat Harga Mobil Turun Hingga Rp20 Juta Mulai Besok

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami