Ditekan Sentimen Global, IHSG akan Menguat Terbatas

UANG | 19 November 2019 07:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi rebound (berbalik arah) usai tertekan akibat sentimen eksternal. Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya menjelaskan, pelemahan indeks lebih diakibatkan oleh masih tingginya ketidakpastian dari sentimen global.

Sebab itu, meski IHSG mampu menguat, menurutnya penguatan indeks cenderung akan terbatas melihat saat ini IHSG berada di area oversold.

"Peluang IHSG rebound dalam jangka pendek akan berada di rentang 6.103-6.154," ungkapnya di Jakarta, Selasa (19/11).

Seirama, Kepala Riset Reliance Sekuritas Muhammad Lanjar Nafi memprediksi IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6100-6170.

"Investor saat ini masih akan terus menunggu perkembangan kesepakatan perdagangan Amerika Serikat dan China," jelasnya.

Adapun saham yang dapat dipertimbangkan menurutnya antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Selanjutnya dia juga memilih saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), hingga saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Awal Pekan, IHSG Ditutup di Zona Merah
Awal Pekan, IHSG Diproyeksi Bergerak ke Zona Hijau
IHSG Jelang Akhir Pekan Diprediksi Bergerak Menguat
IHSG Diramal Menguat Meski Kondisi Global Tak Kondusif
Ketidakpastian Global Memanas, IHSG Berpotensi Tertekan
IHSG Hari ini Diperkirakan Bergerak Menuju Zona Merah

(mdk/azz)