Ditjen Pajak Beri Sinyal PPnBM Mobil Listrik Bakal Nol Persen

Ditjen Pajak Beri Sinyal PPnBM Mobil Listrik Bakal Nol Persen
UANG | 31 Juli 2019 17:30 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan masih menggodok skema Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk industri otomotif. Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mendorong produksi mobil listrik di Tanah Air.

Direktur Peraturan Perpajakan I DJP Kementerian Keuangan, Arif Yanuar mengatakan, salah satu poin yang tengah dikaji pihaknya terkait perubahan pengenaan PPnBM untuk mobil bertipe low cost green car alias LCGC.

Dia menjelaskan, dalam pembahasan tersebut, kendaraan hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) akan dikenakan PPnBM sebesar 3 persen. Padahal sebelumnya, tarif PPnBM untuk kendaraan ramah lingkungan ini sebesar 0 persen alias tidak dipungut biaya.

Ke depan pemerintah ingin mendorong pengembangan kendaraan listrik. Sehingga PPnBM 0 persen akan dialihkan dari kendaraan hemat energi dan diberikan kepada kendaraan listrik.

"Kalau batas CC dan emisi kena tarif ada juga LCGC, ada juga yang kita prioritas karena sekarang (mobil) listrik, maka mobil listrik fokus kita," kata dia dalam acara 'Media Gathering', di Bali, Rabu (31/7).

Meskipun demikian, keputusan pemberian PPnBM ini hingga saat ini masih terus menjadi bahan diskusi. Khususnya mengenai indikator apa yang akan dipakai untuk pemberian insentif PPnBM tersebut.

"Kalau basenya CC dan emisi, LCGC yang akan terkena. Tapi ini masih jadi bahan diskusi," urai dia.

Saat ini pihaknya sedang berdiskusi dengan pelaku-pelaku industri automotif. Dengan begitu, pemberian insentif fiskal ini bisa berlaku selaras dengan perkembangan zaman.

"Kita juga masih berdiskusi dengan Kementerian teknis,kita coba dengar bagaimana industri kendaraan saat ini. Mudah-mudahan perubahannya sesuai dengan kondisi industri otomotif saat ini," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Kendaraan Mobil Listrik Akan Lewati Uji Kelaikan di BPLJSKB Bekasi
JK Sebut Mobil Listrik Perlu Dikembangkan Atasi Polusi di Jakarta
Pengusaha Saran Menteri Jokowi Gunakan Mobil Listrik jadi Kendaraan Dinas
Kurangi Polusi Udara, Grab Akan Kembangkan Kendaraan Lisrik di Jakarta
Pengusaha Desak Pemerintah Segera Terbitkan Perpres Mobil Listrik
Hari Terakhir GIIAS 2019: Masih Ada Kesempatan Test Drive Mobil Listrik Loh

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami