Ditjen Pajak: Tak Ada Perpanjangan Waktu Pelaporan SPT 2020

Ditjen Pajak: Tak Ada Perpanjangan Waktu Pelaporan SPT 2020
Ilustrasi SPT Pajak. syaifuddin.com
EKONOMI | 30 Maret 2021 16:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan batas akhir pelaporan SPT bagi wajib pajak orang pribadi tetap tanggal 31 Maret 2021 dan wajib pajak badan 30 April 2021.

"Sampai saat ini belum ada kebijakan pimpinan untuk menunda batas waktu pelaporan," kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Neilmaldrin Noor, kepada Liputan6.com, Selasa (30/3).

Tercatat, hingga tanggal 30 Maret 2021, sudah 10 juta wajib pajak melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak periode 2020. Secara rinci, sebanyak 97 persen wajib pajak telah melaporkan SPT melalui sistem online atau e-filing, sisanya 3 persen wajib pajak masih melaporkan SPT secara manual di KPP.

"Sampai siang tadi sudah lewat 10 juta SPT, kurang lebih 3 persen yang lapor manual dan 97 persen melalui SPT Online," ujarnya.

Sebagai informasi, pelaporan SPT Tahunan ini bisa dilakukan dengan berbagai cara termasuk secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP), pojok pajak, mobi pajak, atau tempat khusus penerimaan SPT Tahunan.

Sementara, cara lainnya bisa melalui pos atau jasa ekspedisi, layanan online e-Filing, dan Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP).

Neilmaldrin menegaskan bahwa Ditjen Pajak telah mengimbau wajib pajak orang pribadi dan badan dapat menyampaikan laporan SPT pajak sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Jika sampai terlambat, maka akan dikenakan denda.

Baca Selanjutnya: Sanksi Denda...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami