Ditunjuk Jadi Mentan, Syahrul Janji Seragamkan Data Pangan dalam 100 Hari

UANG » MAKASSAR | 23 Oktober 2019 15:06 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Syahrul Yasin Limpo telah resmi menjadi Menteri Pertanian dalam Kabinet Indonesia Maju, menggantikan Amran Sulaiman. Dalam program kerja 100 harinya, dia berjanji dapat menyeragamkan data pangan yang hingga saat ini belum terselesaikan.

"Dalam 100 hari harus bisa menyeragamkan data. Tidak boleh ada dua atau tiga data. Harus ada data valid yang kita sepakati bersama," kata Syahrul Limpo usai dilantik Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Antara, Rabu (23/10).

Dia menegaskan bahwa harus ada data pangan yang akan disepakati penggunaannya dan harus memiliki variabel yang kuat sehingga bisa dipantau dengan baik.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat memperkenalkan Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian, menyebutkan tugas-tugasnya di antaranya yang berkaitan dengan petani, pangan dengan korporasi pertanian, produktivitas pertanian.

Syahrul merupakan putra kedua dari pejuang kemerdekaan Haji Muhammad Yasin Limpo yang juga sebagai pendiri Partai Golkar di Makassar. Sementara ibunya adalah Nurhayati Yasin Limpo.

Dia lahir di Ngawing, Makassar, 16 Maret 1955. Sepak terjang di bidang pendidikannya pun cukup baik. Setelah lulus dari SMA Katolik Cendrawasih Makassar pada 1973, Syahrul melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Dia meraih gelar sarjana hukum pada 1983. Ia juga menuntaskan pendidikan pascasarjananya di Universitas Hasanuddin pada 2004 lalu melanjutkan ke program doktoral di universitas yang sama.

Perjalanannya hingga ditetapkan sebagai Menteri Pertanian pun cukup panjang. Syahrul mulai meniti kariernya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada 1980. Kala itu, ia juga menjabat sebagai Kepala Seksi Tata Kota Makasar pada 1982. Kemudian, dia diangkat menjadi Sub Bagian Perangkat IV dan V Biro Pemerintahan Makasar pada 1983. (mdk/azz)

Baca juga:
Syahrul Yasin Limpo, Putra Pejuang Kemerdekaan yang Menjadi Menteri Pertanian
PR Besar Mentan Amran Versi Faisal Basri
3 Menteri Kabinet Jokowi Dinilai Wajib Diganti Demi Genjot Pajak
Mentan Amran: Sebentar Lagi Kita Swasembada Gula
Kejagung Periksa 2 Auditor Kementan Dalami Kasus Dugaan Korupsi Alsintan
Menteri Enggar Sebut Impor Daging Brasil Belum Dapat Restu Kementan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.