Dorong Daya Beli, Pemerintah Percepat Proses Pencairan Bantuan Subsidi Gaji

Dorong Daya Beli, Pemerintah Percepat Proses Pencairan Bantuan Subsidi Gaji
UANG | 25 Oktober 2020 17:45 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Pemerintah melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terus berupaya mempercepat proses pencairan Program Bantuan Subsidi Gaji/Upah hingga mencapai 100 persen di akhir tahun 2020.

Per Senin, (19/10), total penerima Program Bantuan Subsidi Gaji/ Upah sudah mencapai 12,16 juta penerima atau 98 persen dari total 12,4 juta data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Melalui Kemenaker, program Bantuan Subsidi Gaji/ Upah telah disalurkan dalam beberapa tahap, rinciannya sebagai berikut:

● Tahap I tersalurkan sebanyak 2,48 juta penerima
● Tahap II tersalurkan sebanyak 2,98 juta penerima
● Tahap III tersalurkan sebanyak 3,47 juta penerima
● Tahap IV tersalurkan sebanyak 2,62 juta penerima
● Tahap V tersalurkan sebanyak 602 ribu penerima

Persyaratan yang diperlukan bagi calon penerima Bantuan Subsidi Gaji/ Upah pun relatif sederhana, antara lain WNI, punya NIK, peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020, memiliki upah di bawah Rp5 juta dan memiliki rekening bank aktif.

Besaran subsidi yang diterima sejumlah Rp600.000 per bulan per pekerja selama empat bulan, atau per orangnya mendapatkan Rp2,4 juta. Skema pencarian atau transfer dana akan diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing peserta. (mdk/idr)

Baca juga:
Subsidi Gaji Gelombang II Akan Disalurkan November dan Desember 2020
Menaker Ida Sebut Subsidi Gaji Telah Disalurkan ke 12,16 Juta Pekerja
Per 12 Oktober, 11,95 Juta Pekerja Telah Terima Subsidi Gaji
Menaker: Bantuan Subsidi Gaji Tahap 5 Cair Hari Ini
Menaker Ida: Subsidi Gaji Tahap V Cair untuk 618.588 Pekerja
Besok, Dana Subsidi Gaji Tahap V Siap Dicairkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami