Dorong Pelaku Usaha Mikro untuk Go Digital, Pembiayaan Mikro BSI Tumbuh hingga 116,7%

Dorong Pelaku Usaha Mikro untuk Go Digital, Pembiayaan Mikro BSI Tumbuh hingga 116,7%
Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar. ©2021 Merdeka.com
EKONOMI | 27 April 2021 15:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dorong Pelaku Usaha Mikro untuk Go Digital, Pembiayaan Mikro BSI Tumbuh hingga 116,7%

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat komitmen dalam mengembangkan sektor usaha mikro. Salah satunya terlihat dari aksi BSI membina pelaku usaha mikro agar bisnisnya berkembang, melalui pelatihan pada platform digital bernama Mikro Go Digital.

Menurut Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar, pelatihan tersebut dilakukan untuk membantu pelaku UMKM di masa pandemi agar dapat terus memasarkan produksinya baik secara luring maupun daring. Pelatihan ini dilakukan BSI bekerjasama dengan salah satu pemain marketplace besar di Indonesia, Shopee

"Pelatihan yang bekerjasama dengan Shopee ini sangat penting, agar pelaku usaha mikro binaan BSI dapat beradaptasi dengan kondisi dan perkembangan digital," kata Kokok Alun.

direktur retail banking bsi kokok alun akbar
Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar ©2021 Merdeka.com

Ada sebanyak 550 pelaku usaha mikro yang menjalani pelatihan pada program ini, agar bisa mulai mengembangkan bisnis secara online. Selain itu, BSI juga memudahkan akses permodalan kepada para pelaku UMKM dengan menyalurkan pembiayaan mikro melalui platform e-commerce Shopee.

Konsistensi BSI membantu pelaku usaha mikro juga ditunjukkan dengan tumbuhnya nilai pembiayaan yang disalurkan perusahaan sepanjang awal tahun ini. Pada periode Januari hingga Maret 2021, penyaluran pembiayaan mikro BSI mencapai Rp2,32 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 116,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

"Kami akan terus konsisten mengembangkan sektor usaha mikro. Harapan kami, dengan terus berkembangnya usaha mikro, maka perekonomian nasional dapat semakin kokoh dan terus tumbuh baik secara berkelanjutan," ujar Kokok Alun. (mdk/hhw)

Baca juga:
Kuartal I-2021, Pembiayaan Mikro Bank Syariah Indonesia Tumbuh 116,7 Persen
Per Maret, Bank Syariah Indonesia Salurkan Dana PEN Senilai Rp8,6 Triliun
Kuartal I-2021, Volume Transaksi Digital BSI Tembus Rp40,85 Triliun
Bank Syariah Tetap Tumbuh Resilient di 2020
Bos BSI Akui Teknologi Digital di Perbankan Syariah Kalah Dibanding Konvensional
Keuangan dan Perbankan Syariah Indonesia Masih Tertinggal Dibanding Malaysia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami