Dorong Pemulihan Ekonomi, Pengusaha Minta BPUM Disalurkan Tepat Sasaran

Dorong Pemulihan Ekonomi, Pengusaha Minta BPUM Disalurkan Tepat Sasaran
UMKM. ©2020 Merdeka.com
EKONOMI | 1 Agustus 2021 13:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) mulai disalurkan kepada pedangan mikro di berbagai daerah melalui bank Himbara. Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta, Sarman Simanjorang berharap penyaluran harus tepat sasaran agar berdampak positif bagi pelaku usaha.

"Tentu dampaknya akan dapat kita rasakan dengan indikator konsumsi rumah tangga kita akan semakin naik dan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (1/8).

Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi pelaku UMKM untuk bangkit. Di mana bantuan yang disalurkan ini perlu digunakan sebagai penambah modal usaha. Harapannya, dengan dengan beroperasi pelaku usaha mikro akan mampu menggerakkan ekonomi akar rumput dan meningkatkan konsumsi rumah tangga.

"Serta pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional," imbuhnya.

Sarman memandang penyaluran bantuan ini diprioritaskan bagi pelaku usaha mikro di wilayah Jawa dan Bali. Sebab, dia menilai di wilayah tersebut paling banyak pelaku usaha yang terdampak langsung kebijakan PPKM.

Di sisi lain, perekonomian Jawa-Bali termasuk yanh strategis terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, hampir 59 persen pertumbuhan ekonomi nasional ditopang oleh perekonomian di Jawa, termasuk juga konsumsi rumah tangga 60 persen ditopang dari pulau Jawab.

"Artinya jika perekonomian dipulau Jawa cepat pulih dan tumbuh maka otomatis pertumbuhan ekonomi nasional juga akan mengalami pertumbuhan yang positif," katanya.

Pada pelaksanaan penyaluran bantuan, Sarman berharap prosesnya peelu dipantau Dinas Koperasi dan UKM tingkat daerah. Penyaluran bantuan perlu benar-benar selektif, terdata dan tercatat.

"Melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan, kita yakin akan mampu melewati badai ini dan bangkit kembali membangun ekonomi kita yang lebih baik dengan pertumbuhan yang postif," tutupnya.

Dia juga memandang bantuan subsidi upah bagi pekerja dengan gaji Rp 3,5 juta mampu membantu pengusaha dan pekerja dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga selama PPKM Level 4 diberlakukan.

Informasi, Pemerintah menyediakan anggaran banpres produktif sebesar Rp 15,3 triliun dengan target penerima sebanyak 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil dengan jumlah bantuan modal ssbesar 1.2juta/usaha mikro kecil,diharapkan dapat disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.

Reporter: Arief Rahman H

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Pemerintah Target Vaksinasi Covid-19 Mampu 2 Juta per Hari
Bank Dunia Soroti Pentingnya Adopsi Teknologi Digital dalam Pemulihan Ekonomi
Kesenjangan Akses Teknologi Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi RI
Protokol Kesehatan dan Kegiatan Ekonomi Bisa Berjalan Beriringan
BNPB: Roda Perekonomian Harus Tetap Berjalan Seiring Penerapan Protokol Kesehatan
BKF: Dunia Hadapi Pemulihan Ekonomi yang Tidak Merata

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami