DPR Apresiasi Penangkapan Konglomerat Terkait Kasus Jiwasraya

DPR Apresiasi Penangkapan Konglomerat Terkait Kasus Jiwasraya
UANG | 25 Februari 2020 17:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pembahasan mengenai mega skandal asuransi Jiwasraya masih terus bergulir di DPR. Hari ini, Selasa (25/2), Panitia Kerja (panja) Jiwasraya komisi VI DPR RI menggelar rapat bersama Wakil Menteri (Wamen) BUMN, Kartika Wirjoatmodjo dan jajaran direksi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut penanganan masalah gagal bayar polis pada nasabah Jiwasraya. Rapat berlangsung tertutup karena terdapat sejumlah pembahasan yang belum bisa dipublikasikan kepada masyarakat, menyangkut rencana-rencana penyehatan Jiwasraya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menahan lima orang terkait skandal dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Ditemui usai rapat, anggota komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengatakan penangkapan tersebut sebagai langkah yang baik, di mana penegakan hukum dilakukan merata tanpa pandang bulu.

"Ya menurut saya itu langkah baik, langkah bagus. Bahwa sekarang penegak hukum bisa melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu, saya kira bagus yah. Apalagi soal Jiwasraya merupakan kasus yang menjadi perhatian publik, dan ini perlu diapresiasi," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Aria Bima selaku Ketua Panja menyatakan pihaknya akan menyerahkan masalah pidana kepada komisi III.

"Itu wilayah Komisi III, kita tidak mau komentar supaya masalah pidana, masalah hukum ke III, walaupun saya bisa jawab," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Rapat Gabungan

rev1

Direncanakan, minggu pertama setelah masa reses pasca masa persidangan ketiga kita akan diadakan rapat gabungan, antara panja komisi VI, XI, dan III yang akan dipimpin oleh salah satu pimpinan DPR untuk memutuskan opsi seperti apa yang akan diambil untuk menyehatkan Jiwasraya.

"Ini yang akan dilakukan pada persidangan berikutnya, dan tadi sudah kt sampaikan saya selaku ketua Panja meminta pada menteri BUMan, wamen BUMN II, dan JS untuk siap diundang di dalam rapat panja gabungan untuk memutuskan sesegera mungkin opsi itu supaya rencananya pengembalian dana nasabah sudah bisa dilaksanakan, insyaAllah di akhir Maret," pungkasnya

Sebagai informasi, Lima orang yang ditahan oleh Kejagung, dintaranya adalah Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, mantan Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Reporter: Pipit Ramdhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Kementerian BUMN Tegaskan Belum Ada Keputusan Bailout Jiwasraya
Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro Merasa Dijadikan Tumbal
Kubu Benny Tjokro Laporkan Dirut Jiwasraya ke Polisi
Investigasi Forensik Dibutuhkan Agar Kasus Jiwasraya dan Asabri Tak Terulang
Mahfud MD: Kasus Jiwasraya Tak Boleh Dibelokkan ke Perkara Perdata
Pemerintah Disarankan Prioritaskan Nasabah Produk Tradisional Jiwasraya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami