Dua Pejabat Kemenperin Meninggal, Menteri Agus Sampaikan Duka Cita

Dua Pejabat Kemenperin Meninggal, Menteri Agus Sampaikan Duka Cita
UANG | 24 Maret 2020 15:09 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kementerian Perindustrian, dengan wafatnya Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto pada Senin (23/3) pukul 21.30 WIB. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Medistra, Jakarta dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta.

"Kami merasa sangat sedih dan kehilangan, sebab almarhum merupakan sosok yang pekerja keras dan disiplin. Mari kita doakan bersama, semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan. Amin," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (24/3).

Agus memberikan apresiasi terhadap dedikasi almarhum selama meniti karier di Kemenperin. "Selama ini saya mengenal almarhum, beliau adalah orang yang baik, cerdas, dan rendah hati. Saya juga mengapresiasi terhadap pengabdiannya di Kemenperin," tuturnya.

Harjanto lahir di Bandung, 21 Juni 1961, mengawali kariernya di Kemenperin sejak tahun 1987. Riwayat jabatannya cukup gemilang, dengan pernah menjadi Atase Perindustrian pada KBRI Brussel, kemudian Direktur Kerja Sama Industri Internasional Wilayah I dan Multilateral, dan posisinya naik sebagai Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur (eselon I) pada tahun 2014.

Selama mengemban tugas di bangku eselon I, almarhum sempat menduduki jabatan Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka tahun 2015, Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional tahun 2016, serta terakhir Dirjen ILMATE sejak tahun 2017.

Melalui pengabdiannya tersebut, almarhum mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun (pada 2016) dan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun (2018). Almarhum merupakan lulusan Sarjana Teknik Metalurgi Universitas Indonesia tahun 1986 dan meraih gelar Magister Mechinical Engineering dari KEIO University, Jepang tahun 1992.

1 dari 1 halaman

Staf Khusus Meninggal

Selain itu, Agus juga mengucapkan duka cita atas meninggalnya Staf Khusus bernama Amir Sambodo pada Selasa (24/3) pukul 08.15 WIB di Jakarta. "Staf Khusus Menteri saya juga meninggal pagi ini, Pak Amir Sambodo," kata Agus melalui pesan aplikasi, dikutip Antara.

Pria kelahiran Solo, 6 Desember 1959 ini merupakan seorang pengusaha yang memiliki karir panjang baik di sektor swasta maupun publik. Sebelum menjadi Staf Khusus Menperin, Amir pernah menjadi Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian. Amir juga aktif dalam mempromosikan technopreneurship. (mdk/azz)

Baca juga:
Erick Thohir Soal Dirjen Kemenperin Meninggal: Semua Harus Menjaga Diri
Dirjen Ilmate Kemenperin Harjanto Meninggal Dunia
Presiden Jokowi: Saya Minta Industri Perkapalan Diperkuat
Menperin Usul 430 Perusahaan Bisa Nikmati Harga Gas Murah Mulai 1 April 2020
Kemenperin Sebut Pasokan Bahan Baku Industri dari China Mulai Normal
PNS Kemenperin Pengguna Transportasi Umum dan Usia 50 Tahun Lebih Kerja dari Rumah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5