Dukung Indonesia Hijau, KAI Kurangi Penggunaan Kemasan Makanan Plastik

Dukung Indonesia Hijau, KAI Kurangi Penggunaan Kemasan Makanan Plastik
Ilustrasi Kereta Api. bumn.go.id ©2020 Merdeka.com
EKONOMI | 28 Januari 2022 22:38 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkomitmen mendukung program pemerintah untuk mengurangi sampah plastik dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan pada produk makanan dan minuman yang dijual dalam perjalanan kereta api.

Dengan menggunakan kemasan makanan ramah lingkungan, KAI ikut mendukung komitmen pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia sebesar 30 persen dan mengolah 70 persen sampah pada tahun 2025. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menghijaukan Indonesia melalui BUMN Hijaukan Indonesia serta menyukseskan program G20.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyampaikan, dalam penggunaan kemasan makanan di kereta, KAI menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan serta mengurangi penggunaan bahan plastik.

"Hal ini dilakukan untuk mengurangi produksi sampah plastik yang sulit diurai oleh proses alam," katanya dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (28/1).

KAI menggunakan kemasan berbahan dasar kertas, serat jagung, dan serat tebu pada berbagai menu makanan yang disajikan. Menurut dia, penggunaan kemasan makanan dan minuman ramah lingkungan ini sudah diterapkan sejak 2018.

Secara bertahap, KAI meminimalisir penggunaan bahan dasar plastik dan menggantinya dengan bahan dasar yang mudah terurai. Dia menuturkan KAI Services sebagai pengelola restoran kereta menggunakan jenis kemasan ramah lingkungan pada menu makanan seperti Nasi Goreng Parahyangan Legend, Nasi Ayam Geprek, Train Chicken, Nasi Rames Nusantara, Nasi Sei Sapi, Mie Godog, Mie Goreng Jawa, Sotoka, dan Bakso Enak.

Hal serupa juga dijumpai di menu minuman berupa teh, kopi, kopi susu, cappucino, wedang uwuh, teh jahe, dan coklat.

"Pelanggan tidak perlu ragu menikmati hidangan KA. Karena selain hidangannya nikmat, pelanggan juga dapat membantu melestarikan lingkungan karena KAI menggunakan kemasan makanan yang ramah lingkungan," ujarnya.

Di samping menggunakan kemasan makanan ramah lingkungan, untuk menyukseskan program BUMN Hijaukan Indonesia, KAI melakukan Gerakan KAI Hijaukan Indonesia dengan melakukan penghijauan. Di tahun 2021-2022, KAI telah melakukan penanaman 28.697 pohon pada stasiun, perkantoran, dan lingkungan masyarakat di berbagai area kerja KAI.

"KAI terus menggencarkan penghijauan baik di area stasiun, perkantoran, maupun produk KAI yang ramah lingkungan lainnya sebagai dukungan dari gerakan BUMN Hijaukan Indonesia," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Kenapa Rel Kereta Api Harus Ditaburi Batu-Batuan?
Turun 27 Persen, KAI Layani 23.022.715 Penumpang Sepanjang 2021
KAI Tetapkan Tarif LRT Jabodebek Mulai Rp15.000 per Penumpang
Ini Jadwal KRL Terbaru 2022, Cek Dulu Sebelum Berangkat
Kemenhub Beri Subsidi Rp3,2 Triliun untuk PT KAI di 2022
Angkutan Barang KAI 2021 Tumbuh 12,7 Persen Capai 50 Juta Ton, Didominasi Batubara

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami