Dukung PSBB Jakarta, Grab Hilangkan Fitur GrabBike

Dukung PSBB Jakarta, Grab Hilangkan Fitur GrabBike
UANG | 10 April 2020 14:09 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari ini (10/4). Aturan ini melarang moda transportasi berbasis aplikasi atau ojek online untuk menarik penumpang orang terkecuali barang, guna memutus rantai penyebaran wabah virus corona di seluruh wilayah ibu kota.

Grab Indonesia salah satu aplikator transportasi online terbesar di Tanah Air ikut terdampak Kebijakan PSBB, dan perusahaan menghilangkan fitur GrabBike atau jasa angkut bagi orang.

"Kami telah menonaktifkan sementara layanan GrabBike di DKI Jakarta untuk mendukung PSBB yang telah di tetapkan," ujar Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi melalui keterangan tertulis pada Jumat (10/4).

Kendati demikian, pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Pusat serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dapat mengizinkan pengguna Grab tetap menggunakan layanan GrabBike, khusus untuk mengantarkan tujuan ke dan dari rumah sakit dan juga ke dan dari pasar, supermarket atau minimarket guna membeli bahan kebutuhan sehari-hari sesuai dengan prosedur keamanan yang telah ditetapkan perusahaannya selama wabah corona berlangsung.

"Untuk layanan GrabBike di sekitar DKI Jakarta seperti Depok, Tangerang dan Bekasi serta kota-kota lainnya di Indonesia, masih tetap melayani penumpang."

1 dari 1 halaman

Armada Grab Car

car rev2

Neneng juga memastikan layanan GrabCar tetap melayani para penumpang, Grab pun menyediakan 1.000 armada khusus berupa mobil yang dilengkapi dengan partisi plastik antara kursi pengemudi dan penumpang.

"Kami sangat menganjurkan penumpang kami untuk menggunakan metode pembayaran non-tunai untuk meminimalkan kontak fisik," ujarnya.

Lebih lanjut, layanan GrabFood, GrabMart, GrabFresh dan GrabExpress akan tetap tersedia dengan pengantaran tanpa kontak dan berkolaborasi dengan mitra merchant dan restoran untuk meningkatkan standar keamanan terpadu untuk layanan pesan-antar makanan yang mencakup prosedur kebersihan penanganan dan pengemasan makanan, demi memastikan keselamatan pelanggan dan mitra Grab.

"Kami telah meminta semua mitra pengiriman untuk mengenakan masker, menggunakan pembersih tangan yang disediakan oleh merchant, dan mematuhi langkah-langkah kesehatan dan keselamatan di tempat merchant," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
VIDEO: Makanan Terlaris Dipesan Selama Masa Kerja dari Rumah
Grab Investigasi Orderan Fiktif Rugikan Mitra Lebih Dari Rp2 Juta
Grab Siapkan Bantuan Kesehatan, Keuangan dan Pelayanan untuk Para Driver
Grab Minta Pemprov DKI Tetap Izinkan Antar Penumpang ke Pasar & Rumah Sakit
Perut Harus Diisi, Driver Ojol akan Tetap Ngojek Meski Dilarang
YLKI Usul Bagi Hasil untuk Driver Ojek Online Diperbesar Selama Ada Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami