Dulu teman kuliah, Nadiem-Tan kini jadi 'musuh' akibat GO-JEK & Grab

UANG | 27 Maret 2016 14:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Lima tahun lalu, Nadiem Makarim dan Anthony Tan adalah kawan semasa kuliah di Harvard Business School. Dengan umur tak jauh beda dan berasal dari negara yang bertetangga, mereka berteman dan berbagi ide untuk proyek kuliah. Mereka berkeinginan untuk memiliki perusahaan sendiri.

Waktu berlalu dan impian mereka ternyata direstui untuk menjadi kenyataan. Di negaranya masing-masing, Nadiem dan Tan mengembangkan bisnis transportasi implementasi dari rencana proyek kuliah mereka dahulu.

Persaingan diantara keduanya berimbas pada hancurnya hubungan pertemanan mereka. Nadiem mengungkapkan saat ini mereka sudah tidak pernah bertegur sapa lagi. Padahal, dahulu mereka adalah teman sekelas.

"Sungguh berat ketika harus berkompetisi dengan teman. Saya sadar bisnis adalah bisnis, Anda harus menyesuaikan dengan perkembangannya," ujarnya seperti dilansir dari Bloomberg Business, Minggu (27/3). Sementara, Tan enggan berkomentar untuk masalah ini.

Seperti diketahui, Nadiem mengembangkan aplikasi penyewaan ojek di Indonesia, sementara, Tan memulai bisnis yang sama namun dalam segmen taksi di Malaysia. Nadiem melalui GO-JEK meraup ketenaran karena menjadi solusi moda transportasi di Indonesia khususnya dalam menembus kemacetan Jakarta.

Tan bersama GrabTaxi Holding juga merengkuh kesuksesan namun dengan moda transportasi mobil. Grab saat ini bahkan melebarkan sayap bisnisnya dengan juga melayani layanan menggunakan sepeda motor. Selain di Malaysia, Tan juga mengekspansi bisnisnya ke negara lain di Asia Tenggara di mana salah satunya Indonesia.

Baca juga:

Tak ada habisnya driver ojek online jadi sasaran kejahatan

Mengupas dampak tersembunyi kehadiran GO-JEK & Grab Bike

Bahaya di balik tarif promo ojek online

GO-Jek tak takut maraknya ojek online pendatang baru di Indonesia

Blu-Jek sebut GO-JEK dan Grab Bike bukan saingan

Menteri Jonan tak berdaya atur GO-JEK dan Grab Bike

Awas, ini bahaya naik ojek online yang tak disadari

(mdk/bim)