E-Commerce dan Coworking Space Dominasi Keterisian Perkantoran di Jakarta

UANG | 12 April 2019 14:58 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Lembaga konsultan properti Jones Lang LasSalle (JLL) mencatat total penyerapan ruang sewa perkantoran yang positif di kuartal-I 2019 didominasi oleh perusahaan teknologi, e-commerce dan coworking space. Penyerapan tersebut mencapai 50 persen selama 3 bulan pertama 2019.

"Total penyerapan ruang sewa perkantoran di awal 2019 tetap positif dengan 50 persen diantaranya dilakukan oleh perusahaan berbasis teknologi dan coworking space," kata Head of Research JLL, James Taylor di kantornya, Jumat (12/4).

Penyerapan terjadi terutama di wilayah CBD (Central Bussines District) yang merupakan pusat perkantoran. "Banyak gedung di CBD yang terserap selama 3 bulan pertama tahun ini terutama perusahaan teknologi," ujarnya.

Dalam kesempatan serupa, Head of Markets JLL, Angela Wibawa menyebutkan penyerapan lahan perkantoran hingga saat ini mencapai angka 98.000 meter persegi di kawasan CBD. "Yang dipengaruhi oleh beroperasinya 3 gedung premium baru yaitu Sequis Tower, Milenium Centennial Center, dan Pakuwon Tower," ungkapnya.

Dia mengungkapkan, masih aktifnya sektor teknologi, e-commerce dan coworking dalam meperluas jangkauan mereka baik di kawasan CBD dan non CBD juga menjadi salah satu hal yang menyebabkan tingginya penyerapan di triwulan ini.

"Total penyerapan dari sektor coworking di kawasan CBD mencapai 40.000 meter persei yang didominasi oleh operator lokal," tutupnya.

Baca juga:
Harga Jual dan Sewa Properti Naik 20 Persen Sekitar Stasiun MRT
Intiland Jalin Kerja Sama Strategis dalam Pengembangan Poins Square
SMF Siapkan Rp 2,3 Miliar untuk Pembiayaan Homestay di Lokasi Wisata
SMF Sudah Salurkan KPR Subsidi Rp 948 Miliar
Modern Cikande Jalin Kerja Sama Global antar Pengembang Cluster Halal Dunia
129 Rumah Tumbuh Sumarecon Bandung Seharga Rp 1,2 Miliar Habis Terjual

(mdk/azz)