E-IPO Dinilai Jadi Pintu Masuk Investor Asing ke Pasar Modal RI

E-IPO Dinilai Jadi Pintu Masuk Investor Asing ke Pasar Modal RI
UANG | 10 Agustus 2020 12:58 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dalam merayakan hari ulang tahun ke-43 pasar modal Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini meluncurkan sistem penawaran umum elektronik atau e-IPO. Sistem ini merupakan salah satu bagian dari inklusi di pasar modal, di mana diharapkan nanti partisipasi investor ritel akan jauh lebih banyak.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen menilai, stabilisasi di pasar modal bisa tercapai dengan adanya partisipasi investor ritel yang lebih luas berkat keberadaan e-IPO. Tak hanya investor ritel domestik, platform elektronik tersebut disebutnya bisa ikut menarik pemodal asing untuk masuk ke pasar modal di Tanah Air.

"Tapi dengan adanya teknologi ini tidak menutup kemungkinan juga di pasar perdana nantinya keterlibatan investor-investor ritel bukan hanya dari domestik, juga dari kawasan (Asean)," kata Hoesen dalam sesi teleconference, Senin (10/8).

Dia berharap, dengan berkembangnya infrastruktur di pasar modal, aksesibilitas atau partisipasi daripada investor ritel akan meningkat pesat. "Kenapa ini penting, karena bagi kami di OJK di samping pertumbuhan dari pasar, kita juga perlu perhatikan daya tahan atau resiliensi," ujar dia.

"Diharapkan dengan struktur pemegang saham publik yang makin banyak, perdagangan tentunya akan makin meningkat, karena likuiditas tentunya juga di-drive oleh para investor, dan juga akan meningkatkan kesempatan buat masyarakat Indonesia berpartisipas di pasar modal," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Sederet Kebijakan OJK di Pasar Modal
Pasar Modal Diharapkan Bisa Genjot Ekonomi RI di Tengah Pandemi
Rayakan HUT ke-43 Pasar Modal, BEI Luncurkan e-IPO Hingga e-Proxy
Di Tengah Pandemi, OJK Sebut Ada 68 Perusahaan Tetap Berencana Melantai di Bursa
IHSG Dibuka Menguat, Investor Direkomendasikan Pilih 7 Saham Ini
Penjualan Perusahaan Pembuat Indomie Naik Menjadi Rp 23 T Selama Semester I 2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami