Ekonom Prediksi Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5,2 Persen di 2020

UANG | 18 Oktober 2019 18:46 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Ekonomi Indonesia dinilai masih bisa tumbuh stabil tahun depan di tengah tantangan ekonomi global. Daya tahan ekonomi, yang ditopang oleh konsumsi masyarakat, serta efek kebijakan makro seperti penurunan suku bunga dan reformasi struktural yang mendorong investasi bisa menopang pertumbuhan ekonomi.

Ekonom BCA, David Sumual memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 bisa mencapai 5,0 – 5,2 persen.

"Dengan risiko eksternal yang masih terjaga di mana neraca transaksi berjalan berada di level 2,0 – 2,5 persen dari PDB," kata dia dalam acara Economy Outlook 2020, di Menara BCA, Jakarta, Jumat (18/10).

Asumsi ini didukung oleh kebijakan moneter dan fiskal yang cenderung pro-growth, terlebih dengan backdrop suku bunga global yang semakin menurun, meskipun risiko makro dari pembalikan arus modal masih perlu diwaspadai.

"Selain itu, pertumbuhan ekonomi digital yang diperkirakan akan naik pesat hingga USD 100 miliar pada 2025 turut berpengaruh pada prospek ekonomi Indonesia ke depan," ujarnya.

Selain asumsi makro tersebut, David menjabarkan beberapa katalis yang bisa mendorong ekonomi tahun depan, antara lain kelanjutan proyek infrastruktur dan rencana pemindahan ibukota yang akan mendorong kinerja sektor konstruksi dan properti.

David juga menekankan pentingnya reformasi struktural untuk meningkatkan daya saing nasional dan menarik investasi di tengah disrupsi rantai produksi global.

Baca juga:
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2019 Diramal Melambat di 4,9 Persen
Nilai Tukar Rupiah Diramal Bakal Menguat di 2020
Tutup 5 Tahun Jabatan, Berikut Rapor Merah Pemerintah Jokowi dan Jusuf Kalla
Inilah Kelebihan dan Kekurangan Sektor Ekonomi Pemerintahan Jokowi 2014-2019
Wapres JK Minta Masyarakat Paham Kondisi Ekonomi Dunia
INDEF Sentil Presiden Jokowi Jangan Hanya Blusukan ke Pasar

(mdk/idr)