Ekonomi RI Diperkirakan Hanya Tumbuh 4,8 Persen di Kuartal I-2020

Ekonomi RI Diperkirakan Hanya Tumbuh 4,8 Persen di Kuartal I-2020
pertumbuhan ekonomi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori
EKONOMI | 12 Februari 2020 10:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Isu virus corona yang mulai menyebar di banyak negara membuat banyak ekosistem ekonomi terhambat, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi, salah satunya Indonesia. Pengamat Indef Bhima Yudistira, memperkirakan ekonomi RI hanya tumbuh sekitar 4,7-4,8 persen di kuartal I-2020.

"(Kekhawatiran penurunan itu didasari oleh), ekonomi China sendiri, diprediksi di bawah 5 persen, artinya ada penurunan yang cukup tajam," ujar Bhima, di Jakarta, ditulis Rabu (12/2).

Dia menjelaskan, pelemahan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, juga terjadi karena tidak adanya dorongan situasi musiman, seperti hiruk pikuk Ramadan atau lebaran. "Sehingga belum ada aktivitas ekonomi yang bisa mendorong konsumsi rumah tangga."

Meski demikian, ekonomi Indonesia di kuartal II-2020 bisa saja membaik dengan bantuan kegiatan musiman, seperti kegiatan yang dijalani selama ramadan dan perayaan hari raya. Namun di sisi lain, Bhima mengkhawatirkan soal investasi dan manufaktur yang akan mengalami perlambatan cukup dalam khususnya pada kuartal kedua.

"(Puasa dan lebaran), itu diharapkan, bisa mendorong konsumsi rumah tangga. Selain itu, dari belanja pemerintah, masih ada support, misalnya tunjangan hari raya untuk PNS," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Dampak Virus Corona Besar ke...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami