Ekonomi RI Masih Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonomi RI Masih Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian Global
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021. ©2021 Merdeka.com/Imam Buhori
EKONOMI | 11 Agustus 2022 18:01 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, di balik perekonomian global yang tengah bergejolak, ekonomi Indonesia di kuartal II-2022 justru berhasil tumbuh 5,44 persen secara tahunan atau year on year (YoY).

"Di tengah cuaca dan suasana serba cerita dunia yang tidak baik ini, perekonomian Indonesia pada kuartal II menunjukkan kinerja yang sangat impresive," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (11/8).

Dia menyebut, banyak negara di kuartal II sudah mulai mengalami koreksi ke bawah. Ada Italia yang kuartal II nya hanya tumbuh 4,2 persen. Itu menurun tajam dari kuartal I yang tumbuh 6,2 persen. Kemudian, Prancis kuartal II hanya tumbuh 4,2 persen turun dari 4,8 persen. Sementara, Indonesia di angka 5,44 persen naik dari kuartal I 2022 yang hanya 5 persen.

"Negara lain koreksinya cukup tajam dikuartal II tumbuhnya 1,6 persen, itu melemah tajam dibanding kuartal I yang sebesar 3,5 persen," ujarnya.

Selanjutnya disusul, China kuartal II hanya tumbuh 0,4 persen dibandingkan kuartal I-2022 yang tumbuh 4,8 persen. Sama halnya, Jerman kuartal II-nya hanya tumbuh 1,4 persen dari yang tadinya 3,6 persen di kuartal I-2022.

"Ini menggambarkan resiko ini sudah mulai terlihat di dalam pertumbuhan ekonomi di negara-negara yang cukup besar dan pengaruhnya terhadap dunia juga cukup besar," ujarnya.

Di sisi lain kalau dlihat dari PDB riil-nya, Indonesia itu sudah mencapai 7,1 persen di atas situasi sebelum covid-19. Artinya Indonesia sudah jauh diatas kondisi sebelum covid-19.

"Artinya pemulihan sudah memulihkan seluruh pelemahan ekonomi dan GDP pada 2 tahun terakhir ini. Kita lihat Indonesia, Saudi Arabia, Singapura yang sudah diatas. Italia belum mencapai pre-covid-19 level, Meksiko, Jerman juga belum," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Sri Mulyani Khawatir Gejolak Harga Komoditas Global Pengaruhi Ekonomi RI
Ancaman Utama Ekonomi Global Sudah Bergeser, Bukan Lagi Pandemi
BI: Pertumbuhan Kuartal II Sangat Tinggi Tapi Ekonomi Belum Pulih Benar
Sidak Harga Cabai Tinggi di Purwokerto, Ganjar Gerak Cepat Lakukan Evaluasi
Ekonomi Indonesia Masih Jauh dari Resesi, Ini Buktinya
Andalkan Konsumsi Domestik, Pemerintah Yakin RI Tutup 2022 Tumbuh 5,5 Persen

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini