Eks Dirut Peruri Ditunjuk Jadi Direktur Garuda Indonesia

Eks Dirut Peruri Ditunjuk Jadi Direktur Garuda Indonesia
Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki
UANG | 20 November 2020 12:01 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memutuskan pergantian susunan pengurus perusahaan. Dalam rapat tersebut, pemegang saham sepakat untuk mengganti Direktur Keuangan perseroan kepada mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) Prasetio, menggantikan posisi Fuad Rizal.

"Terjadi perubahan pengurus perseroan dimana Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko dari Pak Fuad Rizal digantikan oleh Pak Prasetio," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Jumat (20/11).

Smentara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, sebagai perwakilan pemegang saham pemerintah masih mempertahankan posisi jajaran Komisaris Garuda Indonesia.

Mengutip dari berbagai sumber, Prasetio bukanlah orang baru di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Prasetio merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga dengan predikat cumlaude.

Lulus kuliah, Prasetio sempat mengajar di PAAP dan STIESIA Surabaya. Babak berikutnya perjalanan karier Prasetio adalah di Bank Niaga sebagai vice president credit policy and administration group head. Usai dari Bank Niaga, dia masuk BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) selama 2 tahun, 1999–2001. Kemudian lanjut ke Bank Danamon sebagai direktur.

Kemudian Prasetio menjadi Direktur Keuangan Merpati pada 2004-2005. dilanjut ke Telkom. Tiga tahun kemudian, Prasetio ditunjuk sebagai Direktur Compliance & Risk Management PT Telekomunikasi Indonesia atau Telkom selama lima tahun hingga 2012. Setelah itu, pria kelahiran Surabaya 23 November 1960 ini didapuk menjadi Direktur Utama Perum Peruri sampai 2017.

Dengan begitu, berikut jajaran Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia yang baru:

Direktur Utama: Irfan Setiaputra
Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Prasetio
Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
Direktur Human Capital: Arya Perwira Adileksana
Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi
Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Pemerintah Sebut Baru Garuda Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan Sesuai Ketentuan
Akses Bandara Macet, Garuda-Citilink Bebaskan Biaya Reschedule dan Refund Tiket
Akses ke Bandara Macet, Garuda Indonesia Bebaskan Biaya Jadwal Ulang Penerbangan
Rute Khusus Kargo Garuda Indonesia dari Denpasar ke Hong Kong Angkut 30 Ton Komoditas
Mengenal HEPA, Protokol Kesehatan di Pesawat
Penumpang dan Kargo Mulai Naik, Garuda Indonesia Raup Pendapatan Kuartal III Rp16 T

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami