Ekspansi Produk KPR, Bank Mandiri Gandeng Bukalapak

Ekspansi Produk KPR, Bank Mandiri Gandeng Bukalapak
UANG | 27 Februari 2020 18:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersinergi dengan platform e-commerce Bukalapak guna ekspansi produk KPR secara online melalui menu BukaRumah. Sinergi juga dilakukan dengan startup properti Pinhome dalam penyediaan dan pemasaran properti secara digital.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Hery Gunardi mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan inisiatif perseroan untuk mengadopsi perkembangan teknologi informasi dalam menciptakan efisiensi dan kemudahan bertransaksi bagi masyarakat.

"Manfaatnya dari digital bukan hanya untuk corss sell saja, tapi dari sisi kecepatan dan mengikuti trend. Sekarang banyak milenial ingin beli rumah yang cepat, murah dan nggak ribet dan bisa dipenuhi," kata Hery di Jakarta, Kamis (27/2).

Hery menyarankan masyarakat untuk dapat langsung mengajukan aplikasi atas aset properti yang diinginkan pada menu yang sama agar dapat segera diproses. Bahkan jika seluruh persyaratan formal telah dipenuhi, masyarakat dapat persetujuan dalam waktu yang relatif cepat.

1 dari 1 halaman

Bank Mandiri Janji Turunkan Bunga KPR

janji turunkan bunga kpr rev1

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berencana menurunkan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada kuartal II 2020. Perseroan berencana menurunkan bunga sekitar 25 hingga 50 basis poin (bps).

"Kalau turun paling 25-50 bps, tergantung lah kan kalaupun bunga turun likuiditasnya belum tentu ada," ujar EVP Consumer Loan Bank Mandiri, Ignatius Susatyo, di Jakarta, Kamis (27/2).

Menurutnya, masalah KPR saat ini bukan dari sisi bunga. Namun juga likuiditas di perbankan sedang ketat, sehingga mempengaruhi pergerakan bunga. Dia mengungkapkan, saat ini kisaran bunga di Bank Mandiri, berada di 11,5 persen hingga 12,5 persen.

Ignatius menambahkan, Februari ini, Bank Mandiri juga memberikan promo khusus untuk KPR. Yakni bunga 4,59 persen untuk satu tahun dan 5,99 persen untuk 3 tahun. Perseroan juga memiliki produk bunga fix 9,99 persen selama 10 tahun.

"Ada nih produk selama 10 tahun cicilannya tetap tidak naik tidak turun," ungkapnya.

Rencana penurunan bunga KPR tersebut merespons atas penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI). Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin ke 4,75 persen. (mdk/idr)

Baca juga:
Bank Mandiri Rencana Turunkan Bunga KPR Antara Mei-Juni 2020
Hai Milenial, Ini Pembiayaan Kredit Otomotif Andalan Kamu
Gandeng Fintech dan E-Commerce, Bank Mandiri Target Salurkan Rp1 Triliun ke UMKM
Akibat Virus Corona, Bank Mandiri Tunda Akuisisi Bank di Korea Selatan
Raup Laba 2019 Rp27,5 T, Bank Mandiri Sebar Dividen Rp353 per Lembar Saham
Gantikan Wamen BUMN, Chatib Basri Terpilih Jadi Komisaris Utama Bank Mandiri

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami