Ekspor Makanan dan Minuman Olahan RI Naik Selama Pandemi, Capai Rp 23,4 T per Mei

Ekspor Makanan dan Minuman Olahan RI Naik Selama Pandemi, Capai Rp 23,4 T per Mei
UANG | 4 Agustus 2020 14:42 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan optimistis dapat meningkatkan ekspor aneka produk olahan makanan dan minuman (mamin). Mengingat selama pandemi Covid-19, tren pasar dunia telah beralih dari produk makanan segar ke produk mamin olahan yang dapat disimpan lebih lama.

"Produk mamin sangat dibutuhkan dunia, diantaranya untuk meningkatkan imunitas dan stamina kesehatan masyarakat, terutama pada masa pandemi. Hal ini terlihat dari nilai ekspor pangan olahan Indonesia ke dunia yang meningkat 2,12 persen pada periode Januari-Mei 2020 atau sebesar USD 1,63 miliar (setara Rp 23,4 triliun)," tegas Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kasan melalui siaran pers, Selasa (4/8)

Kasan mengatakan, aneka produk mamin merupakan produk yang pertumbuhannya positif di masa pandemi. Pada 2019, produk mamin Indonesia tumbuh mencapai 7,78 persen. "Pertumbuhan tersebut lebih besar dibandingkan pertumbuhan sektor nonmigas yang sebesar 4,34 persen," imbuh dia.

Sementara itu, pada kuartal I 2020, pertumbuhannya sebesar 3,94 persen. Sedangkan, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 19,98 persen.

Maka dari itu, pihaknya gencar untuk mendorong ekspor mamin olahan, apalagi tren konsumen yang selalu berubah, dengan begitu dapat memberikan peluang bagi produk Indonesia untuk terus melakukan diversifikasi produk atau hilirisasi produk. Seperti produk asal Indonesia yang berbasis cokelat, rempah, kopi, dan teh.

"Saat ini, produk yang memiliki sertifikasi, indikasi geografis, dan organik memiliki tren yang meningkat di pasar global. Permintaan produk halal juga meningkat, selain karena bertambahnya jumlah penduduk muslim, serta sebarannya juga sudah ada di seluruh dunia," ujar Direktur Pengembangan Produk Ekspor Olvy Andrianita.

Baca Selanjutnya: Tantangan Ekspor Mamin di Era...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami