Erick Soal Penolakan Ahok di Pertamina: Kasih Kesempatan Dia Bekerja, Jangan Suudzon

UANG | 22 November 2019 19:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, memastikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina. Meski begitu, terdapat penolakan dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB).

Menteri Erick Thohir menilai pro kontra penunjukan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina adalah hal yang biasa. Namun, dia meminta agar serikat pekerja dan masyarakat memberikan kesempatan terlebih dulu kepada Ahok untuk bekerja.

"Yang penting begini, kasih kesempatan dia bekerja, dan lihat hasilnya. Kadang-kadang kita suudzon orang ini begini, begini, tanpa melihat hasil," kata Menteri Erick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11).

Menurut dia, Ahok adalah sosok yang cakap dalam bekerja. Terlebih, kata Menteri Erick, Pertamina adalah perusahaan pelat merah yang berorientasi pelayanan. Di sisi lain, Menteri Erick menegaskan bahwa direksi dan pegawai BUMN harus memiliki akhlak yang baik.

"Saya sudah beri contoh yang namanya memanage perusahaan sebesar-sebesar itu kalau tidak punya akhlak yang bagus apalagi ini amanah kita semua, termasuk saya pak presiden, rakyat, ini yang harus jadi pertanggungjawaban mereka sebagai pimpinan," jelasnya.

"Dan saya tidak mau Direksi BUMN tidak punya empati, empati dalam artian perusahaannya tidak baik, gaya hidupnya tetap. Kalau mereka perusahaannya untung, ya itu hak kita tidak boleh juga ketika mereka melakukan haknya kita gunjingkan tidak boleh," sambung Menteri Erick.

Selain Ahok, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin juga akan menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina. Sementara, Emma Sri Martini menjadi Direktur Keuangan Pertamina. Emma sebelumnya adalah Dirut Telkomsel. Dia menggantikan Pahala N Mansury yang kini menjadi Dirut BTN.

1 dari 1 halaman

Ahok Ditolak Serikat Pekerja

Ahok menilai, penolakannya menjadi petinggi Pertamina sudah biasa. Menurutnya penolakan itu bagian dari kehidupan, dan dia menanggapinya dengan santai.

"Ditolak melulu hidup gue kok. Hidup ini tidak ada yang setuju 100 persen, Tuhan saja ada yang menentang," kata Ahok di Workshop fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Semarang, Rabu (20/11).

Dia menyebut penolakan itu tidak masalah, tetapi nantinya jika dapat tugas sebagai petinggi Pertamina siap melaksanakannya.

"Jika ditunjuk ya kita siap menjalankan tugas," ujarnya.

Seperti diketahui, kabar Ahok menjadi petinggi Pertamina mendapat penolakan dari Serikat Pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu dan PA 212.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Kapan Ahok Resmi Diangkat Jadi Komisaris Utama Pertamina?
Erick Thohir: Ahok Harus Mundur dari PDIP
Erick Thohir: Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina
Indef: Seleksi Pimpinan BUMN Ala Erick Thohir Pertaruhkan Perekonomian
Hal Penting Harus Dipertimbangkan Erick Thohir Sebelum Tunjuk Ahok jadi Bos BUMN
Faisal Basri Usul Ahok Bawa Tim Masuk ke BUMN
Ahok soal Ditolak jadi Bos Pertamina: Sudah Biasa, Kalau Dapat Tugas Kita Laksanakan