Erick Thohir Bakal Bersihkan Proyek BUMN di Luar Bisnis Inti, Salah Satunya PT PANN

UANG | 10 Desember 2019 16:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir akan mengusut perusahaan BUMN yang mengerjakan proyek di luar lingkup bisnis intinya.

"Kami ingin buat semua BUMN kembali ke core business masing-masing. Itu tetap mekanisme bisnis," tegas Arya di Novotel Hotel Cikini, Jakarta, Selasa (10/12).

Dia lantas memberikan contoh adanya 85 hotel yang dimiliki sejumlah perusahaan pelat merah. Namun, hotel-hotel tersebut tak semuanya menjadi bagian dari BUMN perhotelan, yakni PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau Inna Hotel Group.

Beberapa di antaranya dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) Tbk dan PT PANN Multi Finance. Perusahaan tersebut merambah bisnis perhotelan guna menambal kas pemasukan.

"PT PANN punya hotel di Bandung besar. Saya tanya, apakah itu menguntungkan? Mereka bilang iya pak, itu buat bantu kami bayar gaji-gaji (karyawan)," ungkap Arya.

1 dari 1 halaman

Krakatau Steel Buka Rumah Sakit

Tak hanya perhotelan, Arya juga menyoroti aksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang membuka rumah sakit. Lalu juga PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mencomot bisnis di bidang logistik, di mana itu seharusnya dijalankan oleh PT Pos Indonesia (Persero).

"Ternyata logistik buka hanya punya PT Pos. Di BUMN perkebunan ada, Pelindo dan Garuda juga. Semua ada bisnis logistik," cibir dia.

Fakta tersebut dianggapnya jadi tantangan untuk bisa mengembalikan tiap BUMN untuk dapat bergelut di core business-nya masing-masing. "Ini tantangan kita ke depan," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Pengamat: Pembentukan Super Holding Harus Lewat Sub-Holding
Awak Kabin Garuda Buka Peluang Polisikan Dirut & Direksi Selundupkan Harley
BUMN: Solar B30 Tersedia di SPBU Akhir Bulan Ini
Jokowi Ingatkan Waspada Terhadap Oknum yang Senang Impor Minyak Ganggu Program B30
Jokowi ke Ahok: Kawal Pembangunan Kilang, Kebangetan sudah 34 Tahun Tak Bisa Bangun
Menko Luhut: Pertamina Itu Sumber Kekacauan Paling Banyak, yang Tolak Ahok Terancam

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.