Erick Thohir Copot Seluruh Direksi Garuda Indonesia yang Terlibat Harley Selundupan

UANG | 7 Desember 2019 14:23 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Penyelundupan sepeda motor Harley Davidson dan sepeda Brompton dalam pesawat airbus A330-900 Neo berbuntut pemecatan Direktur Utama maskapai tersebut yaitu Ari Askhara. Selain itu, Menteri BUMN Erick Thohir pun memutuskan untuk mencopot seluruh direksi maskapai pelat merah tersebut baik yang terlibat langsung maupun tidak langsung.

Hal itu disampaikan oleh Komisaris Utama (Komut) Sahala Lumban Gaol usai melakukan rapat di Kementerian BUMN pada pagi hari ini.

"Pada hari ini tanggal 7 Desember telah dilaksanakan pertemuan dengan Menteri BUMN dengan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia. Dan menyepakati hal sebagai berikut, pertama akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan Harley dan Brompton dalam penerbangan seri flight GA 9721 tipe Airbus A330-900 Neo yang datang dari pabrik Airbus di Prancis pada tanggal 17 November 2019 di Soekarno Hatta, Cengkareng sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Sahala, di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12).

Namun saat ini, pemberhentian tersebut hanya bersifat sementara hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan 45 hari terhitung dari Senin, 9 Desember 2019 mendatang.

"Jadi di dalam perusahaan Tbk itu, ada dua cara pemberhentian direksi. Satu yaitu pemberhentian sementara, itu dilakukan oleh dewan komisaris, dan pemberhentian permanen akan dilakukan di dalam RUPSLB. Jadi yang kita lakukan sekarang adalah pemberhentian sementara," ujarnya.

Selain itu, dia berpesan agar seluruh pegawai Garuda tetap melaksanakan tugas seperti biasanya dan tidak terpengaruh oleh adanya kasus tersebut.

"Kepada seluruh karyawan Garuda Indonesia di mana pun berada, dan yang sedang melaksanakan tugas diminta untuk tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. Tidak terganggu dengan adanya restrukturisasi ini dan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang pesawat Garuda Indonesia," tutupnya.

1 dari 1 halaman

Karir Dirut Garuda Indonesia

Karier I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Ashkara sebagai Direktur Utama PTGaruda Indonesia berakhir setelah dirinya dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Ia tersandung kasus penyelundupan komponen motor Harley Davidson dan dua buah sepeda Brompton.

Akibat masuknya barang selundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton, negara mengalami kerugian sebesar Rp532 juta sampai Rp1,5 miliar (mdk/did)

Baca juga:
Penjelasan Garuda Indonesia Soal Isu Pesawat Angkut Ferrari Ilegal
DPR Minta Pemerintah Beri Sanksi Berat Bagi Dirut Garuda Indonesia
Menteri Erick Belum Tahu Soal Garuda Indonesia Turut Angkut Ferrari
Sorotan Publik pada BUMN di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir
Dewan Komisaris Putuskan Fuad Rizal jadi Pelaksana Tugas Dirut Garuda Indonesia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.