Erick Thohir Harap Imunisasi Massal Vaksin Corona Bisa Dilakukan Awal 2021

Erick Thohir Harap Imunisasi Massal Vaksin Corona Bisa Dilakukan Awal 2021
UANG | 13 Agustus 2020 12:12 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir berharap bisa melakukan imunisasi massal mulai tahun 2021. Sebelumnya, pemerintah telah melakukan uji klinis tahap III dengan menyuntikan langsung ke 1.620 relawan di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat.

"Nah tentu kita harapkan dengan uji vaksin perdana untuk 1.620 relawan nanti kalau ini nanti berjalan dengan baik dan suskes sehingga imunisasi massal pada Januari atau Febuari paling telat kita bisa melakukan untuk seluruh bangsa kita. Dan Alhamdulillah, karena ini uji klinis ketiga jadi aman dan dipastikan juga halal," kata Erick di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/8).

Dia menjelaskan, imunisasi massal ini akan dilakukan di 83.000 kelurahan dan desa. Nantinya, vaksinisasi ini akan berada di bawah TNI-Polri untuk mengkoordinasi daripada Kementrian Kesehatan, Kementerian Pendidikan serta PMI.

"Karena itu kemaren juga pada uji vaksin perdana dari pihak MUI hadir untuk melihat bagaimana proses daripada vaksin perdana ini. Jadi insyaAllah kita bisa kasih lihat dengan bangsa lain kita enggak ketinggalan," sambungnya.

Dengan demikian, pihaknya akan bekerja sama dengan Mabes Polri untuk menyukseskan program ini. Nantinya, pihaknya bersama TNI-Polri akan melakukan sosialisasi kepada masarakat.

"Saya melihat bagaimana bapak presiden sudah bekerja keras, dan tentu dengan kemarin keluarnya Inpers nomor 6 tahun 2020 jangan sampai disalahartikan bahwa seakan-akan Polri bersama komite ini akan melakukan tindakan-tindakan yang sehingga menakut-nakuti masyarakat," ujarnya.

Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat bisa meningkatkan kedisiplinan untuk mematuhi protokol kesehatan. Sebab, kontribusi masyarakat untuk menjaga kesehatan sangat diperlukan untuk memberantas virus corona di Indonesia.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Purnomo mengaku, siap mendukung dan melaksanakan program tersebut untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19. Salah satunya dengan melakukan Operasi Aman Nusa II.

"Kami akan mendukung semua mudah-mudahan dengan pelibatan Polri dalam kegiatan tim pelaksanaan percepatan pemulihan-pemulihan ekonomi nasional dan tentunya terkat dengan Covid segera bisa diputus penyebarannya dan kita semua kembali kepada hal yang normal," tutup Gatot. (mdk/azz)

Baca juga:
Ini Sputnik V, Vaksin Covid-19 Buatan Rusia yang Dipesan Puluhan Negara
Ketika Dunia Meragukan Vaksin Corona Buatan Rusia
Rusia Dapat Pesanan 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19 dari 20 Negara
AS Gelontorkan Rp 36 Triliun Kembangkan Vaksin Corona Buatan Moderna
Duterte Siap Jadi Relawan Pertama Filipina Disuntik Vaksin Covid-19 Buatan Rusia
AS Borong 100 Juta Dosis Vaksin Corona Buatan Moderna Senilai Rp22 Triliun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami