Erick Thohir Ingin Bursa Saham Indonesia Jadi Nomor Satu di Asia Tenggara

Erick Thohir Ingin Bursa Saham Indonesia Jadi Nomor Satu di Asia Tenggara
Erick Thohir. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia
EKONOMI | 29 September 2021 10:15 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menginginkan Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa menjadi nomor satu di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Keinginan itu diutarakan mengingat beberapa bursa negara-negara luar telah mengalami perlambatan pertumbuhan.

"Kita juga ingin menjadi bagian pendorong bahwa Bursa Indonesia itu terus meningkat kalau bisa menjadi nomor satu di Asia Tenggara," kata Erick dalam acara IDX Opening Bell: Right Issue BRI, Rabu (29/9).

Dia mengatakan, di tengah pelemahan bursa-bursa di negara luar justru BEI masih menjadi lebih baik. Bahkan, ada beberapa bursa juga yang sampai mengalami pertumbuhan minus.

"Seperti saya dengar banyak bursa itu pertumbuhan yang lambat kita masih yang terbaik," kata Mantan Bos Inter Milan itu.

Untuk mencapai keinginannya, Erick Thohir bahkan tidak segan-segan untuk mendorong korporasi BUMN untuk melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Langkah ini diharapkan dapat mendorong daripada Bursa Indonesia

"Dan karena itu kita tidak segan-segan di 88 proyek strategis nasional yang sudah didukung oleh bapak presiden kita mendorong banyaknya korporasi BUMN untuk go publik. Ini juga bagian dari pada transparansi dan profesionalisme kami. Dan ini juga bisa menopang daripada bursa kita sendiri," tandasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
BEI: Nilai Right Issue BRI Rp96 Triliun Jadi Tertinggi di Kawasan Asia Tenggara
IHSG dan Kapitalisasi Pasar Kompak Naik Selama Sepekan
BEI: IPO Unicorn Tingkatkan Kapitalisasi Pasar Saham Rp553 Triliun
Investor Pasar Modal Tumbuh 44 Persen, Tak Surut Meski Ada Pandemi
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Garuda Indonesia
IHSG Diprediksi Hijau, Tujuh Saham Ini Laik jadi Pilihan Beli

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami