Erick Thohir ke Petani Tebu : Lapor Saya Jika Tidak Dapat Bibit Berkualitas

Erick Thohir ke Petani Tebu : Lapor Saya Jika Tidak Dapat Bibit Berkualitas
Erick Thohir. ©2019 Instagram Erick Thohir
EKONOMI | 19 September 2021 12:00 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menjanjikan para petani tebu akan mendapatkan bibit berkualitas di tahun depan. Hal itu dia sampaikan ketika kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa TImur, Sabtu kemarin.

Kali ini, Erick Thohir meninjau PT Industri Gula Glenmore (IGG) yang dikelola PT Perkebunan Nusantara XII di lahan seluas 102,4 hektar yang terletak di Desa Karang Harjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

"Saya janji musim tahan tahun depan, petani tebu di Jawa Timur akan dapat bibit berkualitas dari PTPN XII, jika tidak dapat silakan lapor saya," janji Erick Thohir.

Untuk memenuhi janji tersebut, dia pun berpesan kepada PTPN meningkatkan keberpihakan pada tebu rakyat. Caranya dengan menghilangkan permainan dalam menilai rendemen tebu milik petani, pemberian bibit unggul, dan bantuan pupuk.

"Transformasi jangan malah menyusahkan rakyat. Kemajuan PTPN saat ini harus mendorong mereka punya riset bagus sehingga bisa menghasilkan bibit kualitas yang menolong petani tebu rakyat untuk sama-sama maju," pinta Erick.

Informasi saja, PTPN sebagai pabrik gula nasional modern yang memiliki mesin-mesin pengolah tebu dengan tingkat produktifitas tinggi dan berkapasitas 6000 TCD (Ton of Cane per Day), PT IGG juga memproduksi pupuk organik dan daya listrik. Produksi pupuk dari bahan baku biotong berkapasitas olah 180 ton/hari, atau produksi pupuk organik sebanyak 90 ton/hari.

2 dari 2 halaman

Energi Listrik Musim Giling

Sementara itu, pada setiap musim giling produksi energi listrik di IGG selalu surplus karena mampu menghasilkan listrik sebesar 144 MW/hari atau 21.600 MW/150 hari. Listrik itu dihasilkan dari konsep industri hijau, yakni membangun pabrik dengan 'Cogeneration' sebagai pembangkit energi.

Cogeneration merupakan kombinasi dari dua energi, yaitu energi panas dan energi daya untuk menghasilkan arus listrik dan panas dengan bahan bakar 'bagasse' ampas tebu.

(mdk/idr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami