Erick Thohir Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 41

Erick Thohir Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 41
Menteri BUMN Erick Thohir. ©Humas BNPB
UANG | 3 Maret 2021 15:39 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya telah berhasil melakukan perampingan portofolio perusahaan milik negara. Hingga saat ini, BUMN telah melebur dari 142 perusahaan menjadi 41 perusahaan.

"Kami telah berhasil mengurangi jumlah perusahaan dari 142 menjadi 41," kata Erick dalam Webinar Investor Forum 2021, Jakarta, Rabu (3/3).

Selain itu, pihaknya juga sedang mengurangi klaster perusahaan BUMN, dari yang semula ada 27 menjadi 12 perusahaan saja. Dia menilai, transformasi ini sangat penting. Sebab dia ingin perusahaan BUMN lebih akuntabel, profesional dan transparan.

"komitmen saya untuk mentransformasi BUMN Indonesia menjadi lebih akuntabel, profesional dan transparan. Oleh karena itu, transformasi menjadi agenda penting dan penting," tuturnya.

Dia menambahkan, BUMN telah berperan dalam membentuk pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam perjalanannya, pertumbuhan total aset BUMN mencapai Rp 650 miliar. "Kontribusi terbesar kami terhadap PDB dan misi kami untuk menghasilkan nilai ekonomi dan sosial bagi Indonesia," kata dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Ini Tujuan Menteri Erick Merger BRI, PNM dan Pegadaian
Direksi dan Komisaris BUMN Terancam Kena Sanksi Jika Langgar Regulasi soal PMN
Asuransi Jasindo Bayar Klaim Sektor Energi Rp2,7 Triliun
Deretan Keuntungan KAI Transformasi ke Era Digital
Erick Thohir: Awal Menjabat ada 159 Kasus & 53 Pegawai BUMN Tersangka
Dijamin KPK, Pegawai BUMN Diminta Tak Takut Laporkan Korupsi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami