Erick Thohir: Santri Antarkan Ekonomi Syariah Indonesia Jadi Terbesar di Dunia

Erick Thohir: Santri Antarkan Ekonomi Syariah Indonesia Jadi Terbesar di Dunia
Erick Thohir. ©2019 Instagram Erick Thohir
EKONOMI | 22 Oktober 2021 22:00 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang juga Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan santri sebagai pilar utama bagi ekonomi syariah nasional.

Erick Thohir mengatakan bahwa dengan bekal wawasan dan spiritual yang dimiliki, santri adalah salah satu pilar utama yang mampu menggerakkan semakin bertumbuhnya ekonomi syariah nasional.

"Sesuai dengan target maupun arahan Presiden bahwa ekonomi syariah Indonesia harus menjadi yang terbesar di dunia, maka peran santri sangat besar. Santri dengan wawasan intelektual maupun spiritual telah terbukti melahirkan kualitas sumber daya yang unggul. Kita bersama-sama akan terus mendorong terlibatnya santri sebagai motor ekonomi syariah," kata Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (22/10).

Menteri BUMN optimistis, kualitas santri Indonesia akan mengantarkan perekonomian syariah nasional menjadi yang terbesar di dunia. Menurut Erick, sejarah telah mencatat banyak santri yang kini sukses menjadi profesional maupun pejabat di pemerintahan.

Untuk itu, MES akan terus bersinergi dengan kalangan pesantren maupun lembaga perekonomian syariah untuk terus mendorong tumbuhnya sektor syariah nasional. Dia yakin kolaborasi dan sinergi antarstakholder itu mampu menjadi pondasi untuk menciptakan ekonomi syariah yang membumi serta inklusif.

"Apa yang disampaikan Presiden tadi merupakan hal yang penting. Bagaimana ekonomi syariah dapat menjadi lokomotif ekonomi yang membumi, menyentuh ekonomi umat, dan menggerakkan perekonomian yang inklusif, serta melahirkan banyak wirausahawan utamanya dari kalangan santri," ujar Erick.

2 dari 2 halaman

Inovasi Ekonomi Syariah

Erick juga optimistis inovasi ekonomi syariah di bidang teknologi akan semakin gencar dengan melibatkan kalangan santri sebagai pelakunya. Dengan itu institusi pesantren pun berpotensi menciptakan ekosistem ekonomi syariah secara digital.

"Kami rasa era teknologi seperti sekarang ini telah membuka kesempatan besar bagi santri untuk tampil. Alhamdulillah, banyak pesantren kita sekarang telah dilengkapi fasilitas maupun membekali santrinya dengan pendidikan yang terkait informasi teknologi," ujarnya.

Menteri BUMN pun menilai peringatan Hari Santri kali ini menjadi momentum bersama untuk meneruskan warisan pemikiran KH Hasyim Asyari yang selalu menggariskan pentingnya akhlak sebagai pondasi keilmuan.

Dengan bekal akhlak yang menopang intelektual dan spiritual, Erick yakin santri akan menjadi manusia unggul yang mampu bersaing di pentas global.

"Teladan dari hadratusyech KH Hasyim Asyari ini yang menjadi inspirasi lintas zaman. Semangat inilah yang mesti kita jalankan di setiap keseharian. Tak hanya berlaku bagi santri, tapi jamak bagi kita semua sebagai kunci sukses," katanya. (mdk/idr)

Baca juga:
Peringati Hari Santri, Sahabat Ganjar Gelar Grebek Ponpes di Jateng
Gubernur Ngantor Pakai Sarung, Ini Keseruan Peringatan Hari Santri Nasional di Jateng
Wapres Ma'ruf Sebut Program Pemerintah Berbasis Pesantren Percepat PEN
Ridwan Kamil: Banyak Kiai-Santri Jabar Berkorban untuk NKRI
Peringati Hari Santri, Ganjar dan Seluruh Pegawai Pemprov Jateng Ngantor Sarungan
Ketua DPR: Santri Harus jadi Pelopor Penanggulangan Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami