ESDM: Harga BBM Turun Mulai Pekan Depan

UANG | 28 November 2018 14:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memanggil badan usaha penjual Bahan Bakar Minyak (BBM), untuk membahas peluang harga BBM turun menyesuaikan dengan kondisi harga minyak dunia. Mulai pekan depan sampai akhir 2018 akan ada badan usaha yang menurunkan harga BBM non subsidi, menyesuaikan dengan kondisi harga minyak dunia yang terus anjlok di bawah USD 60 per barel.

"Komitmen menurunkan harga mulai pekan depan paling lambat Januari‎," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, saat menghadiri Pertamina Energy Forum, di Jakarta, Rabu (28/11).

Djoko mengungkapkan, Kementerian ESDM telah mendapat komitmen penurunan harga BBM non subsidi, setelah memanggil badan usaha penjual BBM non subsidi yaitu PT Pertamina (Persero), AKR Corporindo, Shell Indonesia, Total Oil Indonesia, Vivo dan Garuda Mas. Namun, penurunan harga tidak bisa langsung dilakukan, karena menunggu stok minyak yang dibeli sebelum harga turun. Dia pun belum bisa menyebutkan jadwal penurunan harganya.

"Saya sudah memanggil Pertamina, AKR, Shell, Total, Vivo, Garuda Mas. Kalau kapan tanya mereka masing-masing," tuturnya

Menurut Djoko, pemerintah telah mengatur besaran keuntungan penjualan BBM non subsidi, yaitu maksimal 10 persen. Saat ini pihaknya sedang menunggu surat penetapan bes‎aran saat harga BBM turun.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6 (mdk/bim)

Baca juga:
Pertamina butuh Rp 800 miliar wujudkan BBM satu harga
Pemerintah resmi tak ubah harga BBM periode Oktober 2016
Harga minyak rendah, BPK nilai Pertamina harus turunkan harga BBM
Ini kata Pertamina soal harga BBM turun bulan depan
ESDM beri sinyal harga Premium turun dan Solar naik di awal Oktober
Mulai besok, harga Pertamax di luar Jawa turun Rp 300 per liter
Pertamina: Kami jual BBM ke Timur Leste sebagai ekspansi bisnis

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.