ESDM: Harga Premium dan Solar Subsidi Tak Berubah Hingga September 2019

UANG | 19 Juli 2019 13:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar subsidi tidak akan mengalami kenaikan sampai September 2019.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, pihaknya telah mengevaluasi harga premium dan solar subsidi untuk periode tiga bulan dari Juli 2019. Evaluasi harga premium dan solar subsidi dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2015.

"Menteri ESDM sudah keluarkan harga solar dan premium per 1 Juli, 3 bulan sekali (evaluasi)," kata Djoko, di Jakarta, Jumat (19/7).

Menurut Djoko, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah memutuskan, harga premium dan solar su‎bsidi tidak berubah untuk tiga bulan ke depan, sejak Juli sampai September 2019‎.

"Sekarang harga per satu Juli nggak naik sampai September sesuai kebijakan pemerintah saja," tuturnya.

‎Atas keputusan ini, maka. Harga solar subsidi ditetapkan Rp5.150 per liter, premium Rp6.450 per liter di luar wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Terkait dengan subsidi solar tahun depan, pemerintah dan Badan Anggaran DPR sudah menyepakati pengurangan subsidi solar dari Rp2 ribu per liter menjadi Rp1.000 per liter. Namun, saat ini belum ada keputusan penyesuaian harga atas pengurangan subsidi terebut.

Direktur Keuangan Pertamina Pahala Mansury mengatakan, ‎perlu dilakukan peninjauan terkait dengan penetapan subsidi solar Rp1.000 per liter. Sebab, dengan subsidi solar ditetapkan Rp2 ribu per liter, harga jual solar subsidi ke masyarakat Rp5.150 per liter masih lebih rendah dibanding formula yang dikeluarkan pemerintah.

"‎Untuk misalnya subsidi itu ada penurunan dari subsidi perlu kita lihat harga jual eceran dibandingkan formula untuk produk solar itu sebetulnya masih Kita menjual di bawah harga formula‎," kata Pahala.

Menurut Pahala, Pertamina akan menyampaikan kondisi ini ke Pemerintah, serta menunggu kebijakan yang akan diterapkan pemerintah dan DPR atas pengurangan subsidi solar pada 2020. Terkait dengan penyesuaian harga solar subsidi, perusahaan energi plat merah tersebut akan membicarakannya dengan pemerintah.

"Tentunya Kita akan menyampaikan hal tersebut. Tapi juga tergantung kebijakan pemerintah dan juga dari DPR seperti apa nantinya. Kalau untuk penyesuaian harga kan tentunya Kita harus bicara dengan pemerintah," ‎tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Pengusaha SPBU Didorong Prioritaskan Beli Solar Pertamina
Subsidi Jadi Rp1.000/Liter, Jonan Izin DPR Naikkan Harga BBM Solar di 2020
Di 2020, Distribusi Elpiji 3 Kg Diusul Tertutup dan Buka Peluang Naikkan Harga BBM
Arcandra Janji Harga Solar Tak Akan Naik Meski Subsidi Dipangkas di 2020
Harga BBM Mana yang Paling Murah Saat ini Antara Pertamina, Total dan Shell?
BBM Satu Harga Kini Hadir di Ayamuru, Papua Barat

(mdk/idr)