ESDM Soal Program 35.000 MW Baru Terealisasi 8 Persen: Bangun Pembangkit itu Lama

UANG | 29 Januari 2019 11:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumer Daya Mineral (ESDM) mencatat pencapaian proyek kelistrikan 35 ribu Mega Watt (MW) sampai Desember 2018 baru 8 persen, atau sebesar realisasi sebesar 2.899 MW sejak dicanangkan pada Mei 2015.

Lalu mengapa proyek tersebut baru tercapai 8 persen setelah hampir‎ empat tahun tersebut?

Direktur Pengadaan Strategis PLN (Persero), Supangkat Iwan Santoso mengatakan, kemajuan pembangunan pembangkit listrik yang masuk dalam program kelistrikan 35 ribu MW tersebut sesuai dengan kemajuan program yang dicanangkan.

‎"Itu sudah sesuai cuma memang ada beberapa yang dipercepat,‎" kata Iwan, di Jakarta, Selasa (29/1).

Menurut Iwan, pembangunan pembangkit membutuhkan waktu lama, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang membutuhkan waktu 4 tahun.‎ Meksi begitu pembangunan PLTU akan dipercepat. Sedangkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU).

"‎Kan bangun pembangkit lama, PLTU butuh 4 tahun kita bicara 2015 akhir tahun kontrak," tuturnya.

Menurut Iwan, untuk seluruh pembangkit program 35 ribu MW diperkirakan bisa beroperasi pada 2022. ‎"Memang tidak harus selesai semua, tapi yang selesai berdasarkan jenis pembangkit. Goal bukan hanya angka (kapasitas pembangkit) tapi margin cukup," tandasnya.

Untuk diketahui, perkembangan pembangunan pembangkit 35 ribu MW adalah 8 persen yang beroperasi atau 2.899 MW. ‎Untuk pembangkit yang masih dalam tahap konstruksi sudah mencapai 18.207 MW atau sekitar 52 persen.

Sedangkan yang sudah masuk tahap penandatanganan jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) sebesar 11.467 MW atau sekitar 32 persen. Sementara itu sekitar 1.683 MW atau 5 persen dalam tahap pengadaan dan sekitar 3 persen atau 954 MW dalam tahap perencanaan.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
ESDM: Proyek Pembangkit 35.000 MW Beroperasi Penuh di 2024
ESDM Catat Baru 8 Persen Pembangkit Program 35 Ribu MW yang Beroperasi
Proyek Pembangkit 35.000 MW Baru Beroperasi 2.889 MW
Cerita ESDM Sulitnya Bangun Sistem Kelistrikan di Papua dan NTB
Presiden Jokowi Perkirakan Proyek Listrik Hanya Capai 20 Ribu MW
Menteri Jonan: Kapasitas Listrik RI Bertambah 10.000 MW Sejak 2014

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.