ESDM: Tiap Kegiatan Menteri ke Daerah Kita Selalu Kirim Surat ke Pemda

UANG | 19 Agustus 2019 16:51 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi kabar kunjungan Menteri ESDM Ignasius Jonan ke PT Freeport Indonesia yang disebut tidak melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah ‎Kabupaten Mimika, Papua.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik ‎dan Kerjasama Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, setiap kunjungan Menteri ESDM ke daerah selalu mengirim surat pemberitahuan ke Pemda sebelum kunjungan dilakukan.

"Setiap kegiatan pak menteri (Ignasius Jonan) ke daerah, sebelumnya mengirim surat ke Pemda," kata Agung, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (19/8).

Terkait dengan kunjungan Jonan ke tambang Freeport Papua untuk memimpin upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia ke 74 tahun, menurut Agung Kementerian ESDM sudah melayangkan surat ke Pemda Timika dan Pemerintah Provinsi Papua pada 15 Agustus 2019, sehari sebelum kedatangan pada 16 Agustus 2019.

"Kita sudah mengirim surat 15 Agustus, mungkin Pak Bupati belum menerima," tuturnya.

Agung melanjutkan, selain Kementerian ESDM pihak PT Freeport Indonesia selaku pengundang juga mengirim surat ke Pemerintah Kabupaten Mimika dan Pemerintah Provinsi Papua. "Setelah kita bersurat, Freeport pun berkirim surat ke Pemda," imbuhnya.

Senada dengan Agung, Asisten Presiden Direktur Freeport Indonesia Teddy Khairudin mengakui, surat pemberitahuan kunjungan Menteri ESDM diteruskan ke pihak Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika. "Surat kami kirim bupati kirim gubernur. Surat dari ESDM juga ‎dari Goverment Relation kita di Kuala Kencana," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di area PT Freeport Indonesia (PTFI). Pelaksanaan upacara di tambang yang terletak di Papua ini merupakan pertama kalinya dipimpin seorang Menteri, sejak perusahaan ini beroperasi di Indonesia tahun 1967 silam.

Dalam upacara HUT RI ke 74, Jonan yang juga bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, kemerdekaan bukanlah sekedar anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, namun juga melalui perjuangan panjang yang diperoleh dengan tetesan darah dari para pahlawan bangsa. Para Pejuang kita telah mengorbankan segala daya dan upaya, melalui harta benda, pikiran, bahkan nyawa demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

"Buah dari perjuangan para pejuang tersebut dapat kita nikmati dan wajib kita pertahankan dan kita kembangkan sesuai dengan perkembangan zaman," kata Jonan, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (17/8/).

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kementerian ESDM: Keterampilan SDM Jadi Kunci Kemajuan Indonesia
Jawab Keinginan Jokowi, Indonesia Bakal Ekspor Avtur Berasal dari Kelapa Sawit
Pekan Depan, ESDM Pastikan Data Migas RI Bisa Diakses Online
Pemerintah Bakal Beri Amnesti untuk Kontraktor Pemegang Data Migas RI
Faisal Basri Kritik Menteri Jonan Soal Proyek Jaringan Gas Rumah Tangga
Pemerintah Tetapkan Kompensasi Pemadaman Listrik Massal Mengacu Regulasi Lama

(mdk/idr)