Fakta di Balik Alasan Jokowi Beri Nama Tol Layang Japek MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed

Fakta di Balik Alasan Jokowi Beri Nama Tol Layang Japek MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed
Tol layang Jakarta-Cikampek kembali beroperasi. ©Liputan6.com/Herman Zakharia
EKONOMI | 14 April 2021 03:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Pemerintah resmi mengubah nama Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated atau Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed. Jalan Layang MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed ini terbentang sepanjang 36,84 Km dari arah Jakarta ke Cikampek, mulai Km 10A Cikunir hingga Km 46 di Karawang Barat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkannya langsung untuk meresmikan Tol MBZ Sheikh Mohammed Bin Zayed ini bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Sheikh Mohamed Bin Zayed adalah Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UEA). Dia adalah putra almarhum Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan yang merupakan presiden pertama UEA.

Pangeran Sheikh Mohamed Bin Zayed memegang peran politik dan ekonomi di tingkat Emirat dan Federal.

Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri mengatakan, Pemerintah UEA sangat bahagia dan senang atas apresiasi tersebut. Hal itu seolah jadi momentum positif dari hubungan bilateral Indonesia-UEA yang telah berjalan sejak 1976.

Berikut merdeka.com akan merangkum sejumlah fakta alasan penggantian nama tol layang tersebut.

Baca Selanjutnya: 1 Alasan di Balik Pergantian...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami