Fakta di Balik Penyetopan Penerimaan CPNS Pemerintahan Presiden Jokowi

Fakta di Balik Penyetopan Penerimaan CPNS Pemerintahan Presiden Jokowi
UANG | 8 Juli 2020 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi pekerjaan impian jutaan orang. Impian mereka tidak berlebihan. Hanya ingin ada perubahan di kehidupan. Tenang di masa tua dan mapan.

Seperti yang diceritakan salah satu peserta tes CPNS 2019 Yanuarita. Dia yakin profesi PNS akan mengubah jalan hidupnya meskipun banyak profesi lain tak kalah menjanjikan.

"Saya ingin mengubah hidup," kata gadis asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini.

Tekadnya sudah bulat. Dia berharap bisa menerapkan ilmu semasa di bangku kuliah untuk membangun negeri.

"Saya anggap ini wujud tanggung jawab dan cita-cita saya. Karena sejujurnya saya sudah bekerja pada beberapa kantor swasta, tetapi kali ini saya ingin mencoba mengubah nasib dengan mengikuti tes seleksi CPNS."

"Karena menurut saya menjadi seorang PNS bisa menjamin masa depan saya dan dengan begitu saya bisa merealisasikan ilmu jurusan yang saya pelajari di bangku kuliah," ungkap Yanuarita penuh yakin.

Yanuarita, sudah menyelesaikan tes meski hasilnya tidak menggembirakan. Dia mengaku akan tetap mencobanya di tahun depan.

Namun, harapan Yanuarita dan calon pelamar lain tampaknya belum akan segera terwujud. Sebab, pemerintah akan menghentikan sementara atau moratorium penerimaan CPNS.

Berikut sejumlah faktanya yang dirangkum merdeka.com.

Baca Selanjutnya: 1 Tidak Ada Alokasi Anggaran...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami