Mungkinkah Jumlah PNS 10 Tahun Lagi Lebih Sedikit?

Mungkinkah Jumlah PNS 10 Tahun Lagi Lebih Sedikit?
PNS. datakudatamu.wordpress.com
UANG | 10 Oktober 2020 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Pemerintah menyebut perkembangan teknologi menyebabkan disrupsi di segala sendi kehidupan. Tak terkecuali profesi pegawai negeri sipil (PNS).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mencontohkan, penerapan work from home (WFH) atau kerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19 banyak mengubah cara kerja pegawai. Menurut dia, saat ini juga banyak inovasi yang terlahir saat bekerja dari rumah.

"Tempat bekerja kita juga akan berubah. Proses bisnis kita akan berubah. Saya justru menyukai WFH itu karena dengan begitu inovasi berjalan dengan cepat," kata Bima.

Merujuk pada situasi tersebut, dia pun tak menyangkal jika posisi beberapa profesi nantinya bakal tergantikan dengan inovasi teknologi. Hal itu disebutnya bisa saja turut terjadi pada PNS.

"Kalau kemudian inovasi semuanya seperti itu, pertanyaannya apakah PNS itu merupakan permanent job, full time job? Kenapa tidak part time job saja? Project based? Jadi tidak ada lagi yang sakral sekarang ini untuk berubah," ujar Bima.

Bima juga buka kemungkinan jika PNS nantinya tidak akan lagi menjadi full time job, dan posisinya tergantikan oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Ke depan 10 tahun lagi mungkin tidak akan seperti itu. Mungkin tidak ada PNS, mungkin semuanya PPPK, dan tidak diperlukan lagi PNS ke depan," singgung dia.

Maka dari itu, dia mendorong PNS untuk melek teknologi. Tujuannya agar tidak tergantikan seiring perkembangan zaman.

"Tapi siapa dari kita yang mengetahui bagaimana melakukan analisa big data? Tidak ada, kecuali dia memang belajar itu. Ini yang memang perlu menjadi perhatian," imbuh Bima.

Rencana perampingan jumlah PNS sempat disuarakan oleh Presiden Jokowi. Apa arahannya? Silakan klik halaman selanjutnya.

Baca Selanjutnya: 1 Dorong Pemanfaatan Teknologi Jokowi...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami