Fintech Hadir, OJK Catat Transaksi Online Reksadana Tembus Rp5 Triliun

UANG | 10 Juli 2019 15:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat transaksi reksadana via daring atau online telah mencapai Rp5 triliun. Prestasi itu dikerek oleh kian tingginya penetrasi teknologi di pasar keuangan dalam negeri.

"Dalam kurun waktu 3 tahun, yakni dari 2016 ke 2018, subscription pembelian online naik tinggi. Tiga tahun lalu baru Rp1 triliun, sekarang transaksi online tembus Rp5 triliun lebih," tutur Deputi Direktur Pengelolaan Investasi OJK, Halim Haryono, di Jakarta, Rabu (10/7).

Halim menjelaskan, kenaikan pasar reksadana online ini secara langsung meningkatkan transaksi di pasar modal Indonesia. Karenanya, OJK mendukung penuh distribusi pemasaran reksadana secara online.

"Sekarang dengan dibantu dengan keberadaan financial technology (fintech), jumlah investor reksadana naik tajam, SID (single investor identification) tercatat mencapai 1,25 juta orang, kenaikan yang signifikan," ujarnya.

"Jadi yang menikmati hasil reksadana dari pasar modal bukan hanya yang memiliki modal besar, tetapi yang biasa saja juga bisa," tambah dia.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 (mdk/bim)

Baca juga:
Naik 4 Kali Lipat, Dana Kelolaan Reksadana Syariah Kini Capai Rp36 Triliun
Berkat Fintech, Investor Pasar Modal Tembus 1,25 Juta dalam 4 Tahun
Bareksa Tawarkan Investasi Reksadana untuk Biaya Umrah
OJK Dorong Pelaku Reksadana Manfaatkan Platform Online
OJK Catat Investasi Reksadana Tumbuh Signifikan dalam 3 Tahun
Saldo Rp10.000 di Go-Pay Kini Bisa untuk Investasi Reksa Dana
Phillip Asset Management Luncurkan Reksa Dana ETF Perdana

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.